WNI Jadi Scammer di Kamboja
Bagikan Topik
Rangkuman Topik
Dirangkum oleh AI dan ditinjau Tim Redaksi kumparan pada 22 Jan 2026, 13:38 WIB
Pemerintah Kamboja tengah mengintensifkan pemberantasan kejahatan siber. Imbas dari operasi ini, ribuan warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat sindikat penipuan daring atau online scam di Kamboja berdatangan ke Kedutaan Besar RI (KBRI) Phnom Penh. Mayoritas WNI yang datang ke KBRI memiliki masalah paspor dan izin tinggal. Tak jarang pelaku scammer adalah korban yang dijanjikan kerja sebagai customer service atau staf administrasi dengan gaji yang menggiurkan.
Sejak 16 hingga 21 Januari 2026, sebanyak 1.726 WNI berhasil keluar dari sindikat penipuan daring di Kamboja dan mendatangi KBRI Phnom Penh. Gelombang terbesar terjadi pada 19 Januari dengan 520 WNI dalam satu hari. KBRI Phnom Penh langsung meningkatkan langkah penanganan secara menyeluruh, termasuk pendataan dan asesmen, penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi mereka yang tidak memiliki dokumen perjalanan, dan perhatian khusus kepada WNI rentan.
19 Konten
Terbaru
23 Januari 2026·4 Konten
23 Januari 2026·4 Konten
29 Desember 2025·3 Konten
29 Desember 2025·3 Konten
26 Desember 2025·3 Konten
26 Desember 2025·3 Konten
