Konten dari Pengguna

Bakteri 'Pembersih Mukus' yang Ternyata Baik Untuk Kesehatan Tubuh

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tri Indrini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar 1. Akkermansia muciniphila dalam tampilan mikroskop elektron. Bakteri ini hidup di lapisan mukus usus dan berperan penting dalam menjaga kesehatan perncernaan, metabolisme, serta proteksi terhadap obesitas dan diabeter. (sumber : gemini AI)
zoom-in-whitePerbesar
Gambar 1. Akkermansia muciniphila dalam tampilan mikroskop elektron. Bakteri ini hidup di lapisan mukus usus dan berperan penting dalam menjaga kesehatan perncernaan, metabolisme, serta proteksi terhadap obesitas dan diabeter. (sumber : gemini AI)

Pendahuluan

Kesehatan usus saat ini menjadi topik penting dalam bidang bioteknologi dan kedokteran, terutama karena mikrobiota usus terbukti berperan besar dalam metabolisme, imun, serta risiko penyakit kronis. Salah satu bakteri yang banyak menarik perhatian peneliti adalah Akkermansia muciniphila. Bakteri ini merupakan penghuni alami lapisan mukus usus manusia dan diketahui berperan dalam menjaga integritas barier usus, mengatur metabolisme, serta menurunkan risiko obesitas dan diabetes. Artikel ini membahas manfaat A. muciniphila, cara memperolehnya, dan waktu terbaik mengonsumsinya berdasarkan literatur terbaru.

Pembahasan

1. Karakteristik dan Peran Akker mansia muciniphila

Akkermansia muciniphila termasuk dalam filum Verrucomicrobia dan merupakan bakteri Gram-negatif anaerob yang memanfaatkan mukus usus sebagai sumber nutrisi. Aktivitasnya dalam mengurai mukus menghasilkan asam lemak rantai pendek (SCFA), seperti asetat dan propionat, yang berfungsi memperkuat lapisan epitel, meningkatkan regenerasi mukosa, dan mengurangi inflamasi.

Banyak studi menunjukkan bahwa rendahnya jumlah bakteri ini berkaitan dengan gangguan metabolik seperti obesitas, diabetes tipe 2, serta peradangan usus. Sebaliknya, peningkatan populasi A. muciniphila berkontribusi pada perbaikan sensitivitas insulin, penurunan berat badan, dan perbaikan fungsi barier usus. Hal ini menjadikan A. muciniphila kandidat kuat untuk probiotik generasi baru.

2. Cara Memperoleh Akkermansia muciniphila

a. Suplemen Probiotik

Sejauh ini A. muciniphila belum banyak tersedia dalam produk probiotik komersial. Namun, beberapa perusahaan internasional telah memproduksi bentuk pasteurisasi (dipanaskan ringan) karena lebih stabil dan bahkan menunjukkan efek yang lebih baik terhadap metabolisme dibanding bentuk hidup. Meskipun belum banyak beredar di Indonesia, suplemen ini sudah mulai dijual melalui marketplace internasional dan beberapa klinik nutrisi di luar negeri.

b. Prebiotik untuk Meningkatkan Pertumbuhannya

Cara paling realistis dan alami untuk meningkatkan populasi A. muciniphila adalah melalui konsumsi makanan yang mendukung pertumbuhannya. Prebiotik seperti inulin banyak ditemukan pada pisang, bawang, bawang putih, asparagus, chicory root, oat, gandum utuh, serta kacang-kacangan. Prebiotik berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi bakteri baik, sehingga konsumsi rutin dapat meningkatkan populasi Akkermansia.

c. Konsumsi Polifenol

Polifenol merupakan senyawa yang terbukti sangat efektif menstimulasi pertumbuhan A. muciniphila. Sumber makanan yang kaya polifenol antara lain teh hijau, buah beri (blueberry, cranberry), anggur merah (non-alkohol), delima, dan cokelat hitam. Penelitian menunjukkan bahwa polifenol tidak hanya mendukung pertumbuhan Akkermansia, tetapi juga membantu menormalkan keseimbangan mikrobiota usus secara keseluruhan.

d. Probiotik Pendukung

Beberapa probiotik lain seperti Bifidobacterium infantis atau Clostridium butyricum dapat meningkatkan lingkungan usus yang kondusif bagi A. muciniphila. Strain-strain ini memproduksi SCFA yang membantu pertumbuhan bakteri tersebut secara tidak langsung.

3. Waktu Terbaik untuk Mengonsumsi Suplemen atau Makanan Pendukung

Jika mengonsumsi A. muciniphila dalam bentuk suplemen, waktu yang paling optimal adalah pada pagi hari sebelum makan. Pada waktu ini kadar asam lambung relatif lebih rendah sehingga kandungan suplemen dapat bertahan lebih banyak hingga mencapai usus. Selain itu, konsumsi di pagi hari membantu memaksimalkan efek probiotik terhadap metabolisme, termasuk pengendalian glukosa dan sensitivitas insulin sepanjang hari.

Suplemen lebih efektif bila dikonsumsi bersama prebiotik, misalnya dengan sarapan oat atau inulin. Konsumsi makanan kaya polifenol seperti teh hijau atau buah beri sebelum makan juga dapat memberikan manfaat tambahan. Penelitian uji klinis menunjukkan bahwa manfaat probiotik A. muciniphila muncul signifikan setelah konsumsi rutin selama 8–12 minggu, menjadikan konsistensi sebagai faktor penting.

Meanwhile, bagi individu yang lebih mengandalkan makanan daripada suplemen, waktu konsumsi yang ideal juga adalah pagi hari atau sebelum makan besar untuk mendukung aktivitas mikrobiota usus sepanjang hari.

Kesimpulan

Akkermansia muciniphila merupakan bakteri usus yang memiliki potensi besar sebagai probiotik generasi baru, berkat perannya dalam meningkatkan kekuatan barier usus, mengatur metabolisme, serta mencegah gangguan metabolik seperti obesitas dan diabetes. Walaupun suplemen komersialnya belum tersedia luas, populasi bakteri ini dapat ditingkatkan melalui konsumsi prebiotik dan polifenol. Waktu konsumsi yang optimal adalah pada pagi hari sebelum makan dan dilakukan secara konsisten. Dengan berbagai manfaat yang telah teruji secara ilmiah, A. muciniphila menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan terapi berbasis mikrobiota di masa depan.

Sumber :

Rodrigues, V. F., Elias-Oliveira, J., Pereira, Í. S., Pereira, J. A., Barbosa, S. C., Machado, M. S. G., & Carlos, D. (2022). Akkermansia muciniphila and gut immune system: a good friendship that attenuates inflammatory bowel disease, obesity, and diabetes. Frontiers in immunology, 13, 934695.