180 UMKM di Yogyakarta Ikuti Kurasi Produk

Sebagai kota Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), peningkatan kualitas memang harus terus dilakukan. Evaluasi dan upaya memfasilitasi UMKM tersebut menjadi kewajiban semua pihak. Sehingga tulang punggung perekonomian DIY ini dapat terus berkibar memberikan kontribusinya.
Oleh karena itu, salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kota Yogyakarta dalam rangka meningkatkan kualitas produk UMKM, mereka terus melakukan evaluasi. Melalui kegiatan bertajuk Kurasi UMKM, Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan penilaian terhadap berbagai produk dan kelas dari UMKM tersebut.
Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi UKM, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto menuturkan, 36 kegiatan pameran akan dilaksanakan dan diikuti oleh Pemerintah Kota tahun ini. Kegiatan pameran ini untuk membantu UMKM mempromosikan produknya kepada khalayak umum.
"Untuk peserta pameran akan kami seleksi. Karena pameran yang dilaksanakan temanya dan target pasarnya menyesuaikan momentnya,"tutur Tri, Minggu (29/4/2018).
Seleksi tersebut mereka lakukan melalui kegiatan kurasi. Tiga orang kurator mereka hadirkan untuk melihat dan menganalisa produk- produk UMKM tersebut. Bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), 180 UMKM turut serta dalam kegiatan kurasi ini.
Tri menambahkan melalui kegiatan kurasi ini nantinya akan diketahui kelas masing-masing UMKM yang ada di Kota Yogyakarta. Sehingga ke depan, pihaknya tidak akan kesulitan memilih peserta pameran. Sebab, kelas setiap pameran selalu berbeda satu sama lainnya.
Tahun ini, kurasi yang mereka lakukan tersebut merupakan sinergi dengan organisasi pemerintah daerah (OPD) lain. UMKM binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) juga menjadi bagian dalam kurasi tersebut.
"Tahun lalu kami sudah melakukan kurasi, tetapi sifatnya mandiri. Dan ke depan kami akan lakukan lebih luas lagi,"tambahnya. (erl)
