Konten Media Partner

2 Pedagang Keliling Antar Kota dari Gunungkidul Positif COVID-19

Tugu Jogjaverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi corona. Foto: Tugu Jogja.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi corona. Foto: Tugu Jogja.

Jumlah pasien positif COVID-19 di wilayah kabupaten Gunungkidul bertambah dua orang. 2 orang tersebut adalah warga Kecamatan Karangmojo dan bukan merupakan bagian dari klaster yang ada sebelumnya. Sebab kedua orang tersebut adalah pedagang keliling antar kota yang merupakan partner kerja.

Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawati menuturkan hingga Sabtu kemarin jumlah pasien positif COVID-19 di kabupaten Gunungkidul mencapai 39 orang dengan tambahan dua kasus baru. Dua orang tambahan kasus terbaru tersebut semuanya berjenis kelamin laki-laki.

"Umurnya 28 tahun dan 41 tahun. Mereka seprofesi, bukan satu keluarga tetapi beda dusun," tutur Dewi, Minggu (31/5/2020).

Dewi menambahkan, karena merupakan pedagang keliling antar kota pihaknya tak terlalu kesulitan untuk melakukan contact tracing terhadap kedua orang pasien positif terbaru tersebut. Kendati demikian pihaknya terus berusaha melakukan pelacakan siapa saja yang telah berinteraksi dengan keduanya.

Kendati ada tambahan 2 kasus baru pihaknya juga mengaku lega karena ada 2 orang pasien positif yang dinyatakan sembuh. Dua orang yang dinyatakan sembuh tersebut berasal dari Kecamatan Ponjong dan Kecamatan Semanu. Mereka diperkenankan pulang untuk berkumpul dengan keluarganya setelah dua kali uji swab dinyatakan negatif.

"Meski sudah boleh pulang, tetapi mereka tetap harus jalani karantina 14 hari secara mandiri," tambahnya.

Dengan adanya tambahan dua pasien sembuh tersebut, maka secara keseluruhan ada 29 warga Gunungkidul yang sudah dinyatakan sembuh. Sementara yang masih dirawat ada 9 orang dan tersebar di beberapa rumah sakit baik di RSUD Wonosari ataupun rumah sakit lain di Kota Yogyakarta. Satu orang pasien positif lainnya telah meninggal dunia.

Dewi menambahkan, saat ini masih ada 349 orang tanpa gejala (OTG) yang dinyatakan reaktif. Dan sebagian dari mereka menjalani karantina di RSUD Saptosari dan juga Wisma Wanagama. Namun sebagian besar menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

"Sudah ada 395 orang yang diambil spesimennnya. 311 orang dinyatakan negatif, 39 positif dan kami masih menunggu 45 spesimen lagi karena masih diproses," ungkapnya. (erl)