Konten Media Partner

249 Buah Candi yang Dinamakan Candi Sewu

Tugu Jogjaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Kisah 1000 Candi

Candi Sewu, salah satu candi bercorak Buddha di Yogyakarta. Foto: asa.
zoom-in-whitePerbesar
Candi Sewu, salah satu candi bercorak Buddha di Yogyakarta. Foto: asa.

Ketika mendengar 'Candi Sewu', mungkin satu hal yang terlintas di benak adalah jumlah candinya ada seribu buah. Dalam kasus ini, don’t judge a book by it’s cover ada benarnya. Lebih tepatnya don’t judge a place by it’s name. Jangan salah, jumlah candi yang ada di Candi Sewu ini jauh dari 1000 buah. Separuhnya pun tidak ada. Lalu berapa jumlah candi di Candi Sewu?

Jumlah candi di Candi Sewu adalah 249 buah. Jumlah ini terdiri dari 240 candi perwara, 8 candi pengapit (candi antara), dan 1 candi utama.

“Orang dulu kalau menghitung lebih dari 25 (buah), maka langsung dibilang 1000,” kata Nurkesawa, arkeolog muda di Yogyakarta, saat diwawancarai tugujogja, Sabtu (22/6/2019).

Menurut konsep Jambudwipa dalam ajaran Brahma, ke-249 candi ini melambangkan replika makrokosmos. Di mana candi pusat melambangkan Gunung Meru sebagai poros dunia alias benua pusat, sedangkan candi perwara dan candi apit melambangkan 7 rangkaian samudera dan 7 rangkaian benua.

Kompleks Candi Sewu yang ada di dalam Kompleks Candi Prambanan. Foto: asa.

“Kompleks Candi Sewu ini merupakan representasi dari mandala (simbol semesta beserta seluruh isinya),” ujar Nur.

Letak Candi Sewu ini masih dalam kompleks Candi Prambanan. Hanya saja, memerlukan olahraga sedikit (jalan) untuk bisa sampai ke Candi Sewu. Ukuran candi utama di Candi Sewu memang tidak sebesar Candi Prambanan. Tapi setidaknya, cukup untuk dikunjungi wisatawan.

Penempatan dari 249 buah candi sendiri tidak disusun secara acak. Candi utama terletak tepat di tengah-tengah kompleks Candi Sewu, candi pengapit terletak di keempat sisi kompleks Candi Sewu di mana masing-masing sisi memiliki 2 candi pengapit. Sedangkan candi perwara terletak mengelilingi candi utama dan disusun secara simetris.

“Di masing-masing sisi memiliki Arca Dwarapala. Ini seperti penjaga di pintu masuk,” katanya.

Total ada 8 arca Dwarapala di Candi Sewu. Pasalnya, Candi Sewu memiliki 4 pintu masuk dari sisi utara, selatan, timur, dan barat. Pada bangunan candi utama di Candi Sewu, terdapat jalatwara yang merupakan sebuah alat agar tidak ada air yang menggenang di bangunan candi utama.

Kala hujan turun, air akan langsung mengalir ke jalatwara yang akan dibawa keluar dari bangunan candi utama. Uniknya, relief di Candi Sewu menunjukkan makhluk surgawi yang sedang menari dan bermain musik. (asa/adn)

Foto: adv.