kumparan
8 Okt 2019 18:04 WIB

3 Prinsip Padu Padan Warna Agar Tidak Salah Kostum

Seorang wanita sedang memilih pakaian. Foto: Kumparan.
Salah satu mood booster seorang perempuan adalah ketika ia merasa bahwa outfit alias baju yang dipakainya pada saat itu sesuai. Tak heran, perempuan bisa sedemikian detail mempersiapkan busana apa yang akan dipakainya untuk ke acara spesial atau sekadar berangkat ke kantor yang merupakan rutinitas sehari-hari.
ADVERTISEMENT
Untuk menghemat waktu, agar tidak terlalu lama terpaku di depan lemari, atau mondar-mandir di depan kaca karena harus gonta-ganti warna pakaian, berikut ini adalah 3 prinsip mix n match warna agar baju yang kamu pakai tidak terkesan norak.
  1. Kombinasi Warna Analog
Kombinasi warna analog. Foto: Istimewa.
Untuk yang tidak terlalu berani ambil risiko untuk tabrak warna, prinsip ini bisa diikuti. Hal ini dikarenakan analogous colour atau warna analog adalah perpaduan warna yang saling berdekatan. Karena posisinya dekat dalam roda warna maka perbaduan tipe ini akan menghasilkan warna yang indah dan selaras.
  1. Kombinasi Warna Komplementer
Kombinasi warna komplementer. Foto: Istimewa.
Berbeda dengan kombinasi analog, prinsip kombinasi ini adalah dengan memadupadankan warna-warna yang saling berseberangan hingga membentuk garis lurus 180 derajat pada roda warna.
ADVERTISEMENT
Tampak pada gambar adalah warna ungu dipadupadankan dengan warna kuning. Bisa juga warna hijau dengan warna merah. Prinsip yang satu ini cocok digunakan untuk mereka yang suka mencoba hal-hal baru dan berani tampil beda.
  1. Kombinasi Gabungan Tiga Warna
Kombinasi gabungan 3 warna. Foto: Istimewa.
Tidak hanya dua warna, kombinasi ini menggunakan gabungan tiga warna yang membentuk segitiga sama sisi pada roda warna. Kesan yang terlihat tentu akan lebih meriah dan berwarna-warni, namun warna yang dihasilkan tetap senada.
Buat kamu yang tampil berhijab bisa menggunakan kombinasi warna ini untuk pilihan outfit hijab kamu. Jangan takut tidak matching, selama kamu menerapkan cara seperti pada roda warna siapa tahu kamu ternyata berbakat menjadi desainer. Selamat mencoba. (smi/adn)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan