30 Ribu Anak di Jogja Jadi Sasaran Imunisasi Polio
·waktu baca 2 menit

Lebih dari 30 ribu anak yang ada di Kota Yogyakarta disasar untuk diberikan imunisasi polio tambahan dalam pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.
Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah mengatakan gelaran PIN Polio dilaksanakan sebagai respon dan penanggulangan atas kejadian luar biasa (KLB) polio dari penemuan kasus lumpuh layu yang disebabkan oleh polio tipe 2 pada akhir tahun 2023.
Secara serentak PIN Polio ini sudah mulai digelar hari ini, Selasa (23/7) sampai 29 Juli 2024 mendatang. Ini juga menjadi salah satu wujud hadirnya pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak.
"Resiko penularan kasus polio ini masih cukup tinggi ditandai dengan ditemukannya kasus lumpuh pada anak-anak di Indonesia (beberapa waktu lalu)," ujar Lana Unwanah, Selasa (23/7/2024).
Adapun sasaran PIN Polio itu adalah seluruh anak di Kota Yogyakarta dari usia 0 sampai 7 tahun atau 8 tahun kurang 1 hari, tanpa memandang riwayat ataupun status vaksin sebelumnya. Untuk teknisnya setiap kelurahan berkoordinasi dengan Puskesmas dan Kemantren akan memberikan undangan berdasarkan nama dan alamat kepada sasaran, untuk datang di hari dan waktu sesuai yang telah dijadwalkan.
PIN Polio ini akan dilaksanakan serentak di Pos PIN, Kelurahan, Kemantran, Satuan Pendidikan misalnya PAUD, TK, SD atau sederajat dan Pos imunisasi lainnya di bawah koordinasi Puskesmas.
"Untuk tempat tempat nya kita bekerja sama dengan wilayah dengan Kemantren, dengan Puskesmas jadi selama satu pekan mulai hari ini sampai 29 Juli itu di wilayah wilayah dan sekolah-sekolah sudah disiapkan dilaksanakan PIN ini," terangnya.
Hal senada juga disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono. Ia meminta agar masyarakat di Kota Yogyakarta bisa memanfaatkan kesempatan pemberian PIN Polio ini dengan baik sesuai jadwal dan waktu yang telah ditentukan.
Harapannya PIN Polio ini dapat mencegah transmisi virus polio menyebar luas dan dapat memutus rantai penyebaran penyakit yang memicu munculnya kasus polio berisiko tak terduga.
"Jadi jangan sampai kelewatan, karena memang lewat Pekan Imunisasi Nasional Polio ini harapannya tidak ada lagi anak yang mengalami lumpuh, kakinya layut dan beberapa cacat yang diakibatkan karena polio," kata Yunianto.
Salah satu orang tua yang mendaftarkan anaknya agar mendapatkan PIN Polio, Vica Dewi mengaku pemberian imunisasi pada PIN Polio sangat penting untuk mencegah virus polio dan sangat membantu terutama pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi polio lengkap.
"Bagus sekali, jadi anak-anak semuanya dengan rata dapat imunisasi polio ini," pungkasnya.
(M Wulan)
