Konten Media Partner

42 Armada Baru Pengangkut Sampah Dioperasikan di Kota Jogja

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Armada pengangkut sampah baru yang akan dioperasikan di Kota Jogja, Kamis (16/2/2023). Foto: Len/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Armada pengangkut sampah baru yang akan dioperasikan di Kota Jogja, Kamis (16/2/2023). Foto: Len/Tugu Jogja

Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta berupaya untuk menggencarkan gerakan zero sampah anorganik. Salah satunya dengan menambah kekuatan sarana dan prasarana pengelolaan sampah. Terbaru, sebanyak 42 unit baru armada pengangkut sampah dioperasikan.

“Pengadaan seluruh armada baru tersebut hasil dari pengadaan APBD Perubahan 2022. Total ada 42 unit armada dengan beberapa jenis sesuai kebutuhan lapangan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto, Kamis (16/2/2023).

Armada tambahan pengangkut sampah itu terdiri dari dump truck, compactor truck, kendaraan roda tiga dan truk tangki untuk mendukung penyiraman taman.

Saat ini DLH kota Yogyakarta memiliki 163 unit armada pengangkut sampah dan penyiraman tanaman. Pihaknya akan memperbanyak pengadaan compactor truck agar pengangkutan sampah lebih maksimal. Armada ino mampu menekan sampah hingga volume yang diangkut bisa lebih banyak.

"Seluruh armada pengangkutan sampah yang digunakan untuk membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan sudah terdaftar dan memperoleh rekomendasi sehingga memiliki izin membuang sampah. Harapannya pengemudi pengangkutan sampah dapat menjaga kebersihan truk meskipun digunakan untuk mengangkut sampah, paling tidak truk dalam kondisi bersih setiap pagi. Setidaknya untuk bagian depan atau tempat pengemudi,” ucap Sugeng.

Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya mengatakan penambahan armada pengangkut sampah merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam upaya pengelolaan sampah khususnya di sisi hilir.

Peresmian angkutan baru pengangkut sampah di Kota Yogyakarta. Foto: Len/Tugu Jogja

"Hadirnya armada baru ini, akan menggantikan armada lama yang relatif sudah uzur sudah tua.Sehingga dengan demikian layanan yang diberikan oleh DLH ini akan lebih cepat," ucapnya.

Ia pun menambahkan, jika jumlah armada yang dioperasikan masih kurang maka bisa diusulkan untuk kembali melakukan pengadaan meskipun baru bisa dilakukan dii anggaran perubahan.

“Untuk di APBD 2023, belum ada alokasi untuk pengadaan armada pengangkutan sampah karena anggaran murni biasanya lebih difokuskan untuk kebutuhan pembangunan fisik. Sedangkan pengadaan barang dan jasa seperti mobil atau kendaraan tertentu cenderung dianggarkan melalui perubahan karena bisa dilakukan dalam waktu relatif cepat,” katanya.

Upaya tersebut diharapkan menurunkan volume sampah yang dibuang ke TPST Piyungan.