Ada Mitos Romantis, Curug Penganten di Banyumas Ramai Pengunjung

Curug Penganten dapat menjadi salah satu pilihan wisata alam di Purwokerto. Di balik keindahannya, rupanya ada mitos yang beredar santer di kalangan masyarakat.
Curug Penganten terletak di Desa Cidondong, Lumbir, Banyumas. Jarak dari Kota Purwokerto menuju ke curug ini sejauh empat puluh kilometer.
Tumbuhan hijau yang menghiasi dinding curug mempercantik tampilan curug setinggi lima puluh meter ini. Udara yang segar dan bersih membuat siapa saja dapat jatuh cinta pada pandangan pertama.
Perjalanan yang panjang menuju curug ini diibaratkan halangan dan rintangan yang dihadapi sepasang pasangan. Dalam sebuah hubungan, pasti terdapat halangan rintangan, tetapi jika tetap setia maka akan ada hal baik di akhir perjuangan.
'Penganten' dipilih sebagai nama curug ini karena bentuk curug seperti yang pasangan berdampingan. Dua air terjun yang berdekatan ini diibaratkan dua orang yang saling setia menemani.
Mitos lainnya dari penduduk setempat adalah, barang siapa yang datang bersama pasangan dan bersentuhan dengan air yang berasal dari Curug Penganten maka cinta mereka satu sama lain akan abadi selamanya.
Air yang tidak pernah kering dari curug ini diibaratkan cinta pasangan yang akan terus mengalir tanpa henti. Selain itu, konon katanya bagi pasangan yang berkunjung ke Curug Penganten ini akan diberi kebahagiaan yang terus menerus.
Mitos inilah yang membuat Curug Penganten seringkali dikunjungi oleh para pasangan, berharap kisah menjadi nyata. Bagaimanapun, kisah mistis tidaklah selalu buruk. Baik mitos maupun legenda adalah bagian dari budaya kita, tidak ada salahnya kita menghargai, apalagi untuk mitos romantis ini. (Margareth Hervi Anindatu)
