Aksi Viral Polisi Atur Lalu Lintas Sambil Nyanyi Diiringi Pengamen di Jogja
ยทwaktu baca 3 menit

Jagad Maya di Yogyakarta ramai dengan unggahan seorang anggota polisi lalu lintas yang melakukan aksi lain daripada yang lain. Dengan menggunakan seragam lengkap termasuk rompi hijau muda ciri khas anggota Sat Lantas, polisi tersebut benyanyi di tepi jalan.
Sesekali dia mendatangi pengguna jalan untuk mengingatkan agar tertib lalu lintas. Dalam video tersebut dengan iringan gitar akustik dari seorang pengamen jalanan saat bertugas viral di media sosial dia menyanyikan lagu Terendap Laraku dari Group Band Naff.
Dia terlihat mendatangi pengguna mobil untuk mengenakan sabuk pengaman hanya dengan gerakan isyarat saja. Dia terus menyanyi. Aksi yang diunggah dalam akun Twitter @merapi_uncover tersebut tentu saja mendapat tanggapan positif dari warganet.
Aksi tersebut mendapat tanggapan dari warganet. Sejak diunggah Senin (26/12/2022) pukul 14.59 hingga Selasa pagi pukul 07.30 WIB, sudah ada 23 ribu orang yang menyaksikan video tersebut. 266 orang yang meretweet dan disukai oleh 1.093 orang.
Meski aksinya dilakukan di wilayah Sewon Bantul, ternyata polisi tersebut bukan anggota Sat Lantas Polres Bantul. Melainkan anggota Dirlantas Polda DIY. Sosok itu adalah Aipda Ibnu Prasetyanto Am D, anggota Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda DIY.
Ketika dikonfirmasi, Ibnu mengaku tidak menyangka jika aksi yang ia lakukan hari Minggu (25/12/2022) sekira pukul 17.00 WIB di perempatan Druwo, jalan Parangtritis Km 4 Bangunharjo Sewon itu tiba-tiba viral. Dia bahkan mengaku terharu dengan tanggapan warganet yang banyak mendukungnya.
"Saya itu sering dimarahi warga kalau pas ngatur lalu lintas. Padahal kan tujuannya baik. Kok ini tanggapannya berbeda," kata dia, Senin (26/12/2022) malam.
Lelaki yang tinggal di Bantul ini mengungkapkan apa yang ia lakukan tersebut adalah inisiatif sendiri. Dia memang tidak terlihat canggung ketika memegang microfon untuk bernyanyi di depan umum.
Ibnu mengaku sebenarnya sudah sering melakukan hal yang sama. Namun selama ini dia melakukannya ketika tidak berseragam. Dia memang sangat senang dengan para pengamen yang kreatif, pemulung ataupun pedagang asongan.
Ibnu mengaku tidak ada niatan dirinya untuk viral. Ia justru kaget ketika aksi yang ia lakukan tersebut menjadi viral di media sosial. Ia mengaku memang ada beberapa pengguna jalan yang merekam dirinya saat beraksi namun tidak tahu jika diunggah di media sosial dan mendapat banyak tanggapan dari masyarakat.
Selama operasi lilin 2022 ini, dia memang mendapat tugas berjaga di Pos PAM Perempatan Druwo. Sore itu, saat dirinya bertugas kebetulan dia melihat ada pengamen yang membawa gitar dan menggunakan speaker tengah bernyanyi dan suaranya bisa didengar dari kejauhan.
Saat itulah timbul keinginannya untuk melakukan sosialisasi keselamatan berkendara sembari bernyanyi. Dengan meminjam mikrofon dari pengamen tersebut, dia kemudian bernyanyi. Di sela-sela bernyanyi tersebut dirinya mendatangi pengendara yang kebetulan lalai seperti tidak mengenakan sabuk pengaman atau mengenakan helm tetapi talinya tidak dikaitkan.
"Awalnya saya mengajak teman saya untuk ikut. Tapi rekan saya tidak mau karena mau ke Gereja," tambahnya.
Karena dia beranggapan dengan cara yang lebih santai seperti itu, pesan untuk keselamatan berkendara akan lebih mengena ketimbang dengan cara menegur langsung.
Karena terkadang, imbauan yang polisi lakukan kepada pengguna jalan tidak diterima oleh masyarakat. Bahkan ada anggota masyarakat yang merasa terganggu dengan yang polisi lakukan. Tak sedikit warga yang protes ketika diberi himbauan.
"Ya mungkin dengan cara seperti ini malah lebih mengena," tambahnya.
Dia mengatakan selain tugas pokok keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas, Kapolri memiliki program presisi yang harus diimplementasikan di lapangan. Di mana dia harus Prediktif yaitu memprediksi situasi yang liburan butuh kehadiran polisi ekstra
"Anggota Sat Lantas juga harus merespon segala femomena dari kepadatan arus, makanya dengan cara himbauan sambil bernyanyi Pengguna jalan bisa menerima yang kami sampaikan,"terangnya
