Konten Media Partner

Aplikasi Ini Jadi Ruang Belajar Bahasa Asing yang Interaktif dan Modern

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Co-Founder & CEO Cetta, Ali Akbar. (Foto : Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Co-Founder & CEO Cetta, Ali Akbar. (Foto : Istimewa)

Platform kelas jarak jauh (online) semakin digemari oleh masyarakat. Banyak calon pekerja dan profesional dengan growth mindsetnya yang mulai memanfaatkan platform online untuk memperdalam pengetahuan sekaligus mengasah kemampuan untuk kebutuhan kariernya.

Tak terkecuali bahasa asing. Dengan konsistensi dan dedikasi memberikan pendidikan berkualitas, Cetta, yang berfokus pada kursus bahasa asing itu terus berupaya meningkatkan akses pembelajaran bahasa asing yang mudah, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Hal ini membuatnya sukses dinobatkan sebagai Top Startup 2024 oleh LinkedIn. Tentu saja, prestasi ini tak hanya menunjukkan bagaimana platform ini terus berkembang, tetapi juga menggambarkan betapa besar kepercayaan pelanggan terhadap layanan pendidikan yang diberikan oleh perusahaan tersebut.

"Masuknya Cetta ke dalam daftar LinkedIn’s Top Startup 2024 merupakan sebuah checkpoint penting dalam perjalanan kami. Ini adalah bukti bahwa Cetta terus tumbuh dan berkembang,” ujar Co-Founder & CEO Cetta, Ali Akbar, Selasa (1/10/2024).

Ali mengungkapkan pencapaian ini juga menjadi bukti nyata dari visi Cetta untuk mencerdaskan bangsa dan menjadikan masyarakat Indonesia "world citizen".

Sebagai platform pembelajaran online, Cetta fokus pada pendekatan interaktif dan modern dan telah berhasil membantu ribuan siswa di Indonesia dalam menguasai bahasa asing, seperti Inggris, Jepang, dan Mandarin.

"Ini hanya awal dari banyak pencapaian yang akan datang. Kami akan terus berkembang, berinovasi, dan memastikan bahwa setiap siswa Cetta mendapatkan pendidikan terbaik yang bisa kami tawarkan,” ungkapnya.

Dia juga tak menepis turut menghadapi berbagai tantangan dalam merekrut guru berkualitas. Menurutnya, perekrutan yang ketat adalah strategi penting dalam menjaga kualitas pengajaran di Cetta.

Sehingga Ali memastikan kedepannya akan terus berupaya meningkatkan kapasitas pengajarannya seiring dengan pertumbuhan perusahaan, tanpa mengorbankan kualitas.

"Kami terus menerima kepercayaan dari masyarakat, namun tantangan terbesar yang kami hadapi saat ini adalah menemukan guru-guru yang sesuai dengan standar ketat kami. Banyak siswa yang tertarik belajar di Cetta, tetapi kami ingin memastikan bahwa setiap guru yang kami rekrut mampu memberikan pengajaran berkualitas tinggi,” tandasnya.

(M Wulan)