Atasi Kekurangan Lahan, Yogyakarta Kenalkan Metode Tanam Padi dengan Polybag
Pemerintah Provinsi Yogyakarta bekerjasama dengan Persatuan Perusahaan Penggilingan Padi (Perpadi) Yogykarta menggelar pameran budidaya pertanian dalam media polybag dan vertikultur di kawasan titik nol Yogyakarta, tepatnya di depan Musemum Benteng Vredeburg Yogykarta, selama 10-11 Maret 2018. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengenalkan metode penanaman baru lewat media polybag.

“Ini merupakan salah satu solusi alih fungsi lahan untuk menambah produksi beras d ikalangan kita sendiri,” ujar Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X ketika membuka pameran budidaya pertanian dalam media polybag dan vertikultor di depan Beteng Vredeburg Yogyakarta, Sabtu (10/3/2018).
Dalam metode penanaman menggunakan polybag, kita tidak perlu memiliki pekarangan yang luas. Cukup menggunakan media polybag atau karung beras yang sudah tidak digunakan dan bibit tanaman yang disukai. Metode ini akan dikenalkan sejak dini dengan memberikan edukasi di sekolah-sekolah di setiap kabupaten.
“Kami harapkan pertengahan tahun ini pemkot bekerja sama dengan perpadi masing-masing daerah mendatangi sekolah untuk mengajarkan metode ini,” kata Sasongko, Kepala Dinas Pertanian Yogyakarta.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah akan fokus pada salah satu sekolah di setiap kabupaten sebagai pilot project kegiatan ini untuk selanjutnya dilihat tingkat keberhasilannya sehingga sekolah lain bisa termotivasi untuk belajar menjalankan metode penanaman dengan media polybag tersebut.
“Saya dukung program edukasi ini agar berjalan dengan baik dan diharapkan generasi penerus dapat memanfaatkan metode ini sebagai salah satu solusi agar Yogyakarta terus bisa berswasembada beras dan tidak bergantung pada wilayah lain,” ujar KGPAA Paku Alam X.
Titik nol sengaja dipilih sebagai tempat gelaran kegiatan ini karena dirasa sangat strategis dengan banyaknya pengunjung Malioboro yang sebagian besar didominasi oleh orang muda sehingga mereka bisa ikut belajar dan tertarik menjalankan penanaman metode polybag ini. (yosephine laura rpr)
