Konten Media Partner

Ayam Geprek, Menu Favorit Warga Yogyakarta dengan Berbagai Inovasi

Tugu Jogjaverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ayam Geprek, Menu Favorit Warga Yogyakarta dengan Berbagai Inovasi
zoom-in-whitePerbesar

Para pengunjung saat memilih menu ayam geprek di salah satu cabang Preksu di daerah Condongcatur, Depok, Sleman, Senin (26/3). Foto : Yosephine Laura RPR/kumparan.com/tugujogja

Ayam geprek adalah salah satu menu favorit warga Yogyakarta, terutama mahasiswa. Berbagai warung makan dengan menu ayam geprek tersebar di mana-mana, dengan menu utama ayam tepung dengan penyajian yang digeprek dan bisa juga ditambahkan cabai sesuai dengan selera konsumen.

Kehadiran warung ayam geprek yang sudah menjamur ini tentu membuat para pemilik tempat makan dengan konsep ayam geprek harus memutar otak untuk menentukan identitas dan keistimewaannya. Salah satu contoh usaha ayam geprek adalah Preksu yang merupakan singkatan dari Ayam Geprek dan Susu. Usaha ini sudah berdiri sejak awal 2014 dan langsung mencuri hati para penggemar ayam.

“Tidak butuh waktu terlalu lama untuk mengenalkan Preksu kepada konsumen, mungkin karena kami punya ciri khas yang tidak dimiliki warung lain,” ujar Gunawan Purnomo Aji, Marketing dan Kreatif Preksu, kepada Tugu Jogja di salah satu cabang Preksu di daerah Condongcatur, Depok, Sleman, Senin (26/3).

Preksu mampu menarik perhatian dengan menu makanan olahan ayam dan susu aneka rasa. Tempat makan ini selalu ramai apalagi pada jam makan siang. Selain letak yang strategis, nampaknya pemilihan nama yang unik menjadi salah satu alasan tempat makan ini begitu digemari.

Aji juga menjelaskan bahwa pemilihan menu utama ayam dikarenakan hampir semua orang suka dengan ayam, apalagi jika pengolahannya digoreng dengan ditambahkan berbagai topping untuk menunjang rasa dari menu tersebut. Selain karena sajian menunya, warung makan ayam geprek yang menjamur di kota pelajar ini juga tidak mematok harga yang mahal. Biasanya terdapat paket yang bisa dipilih sesuai dengan selera.

“Sebenarnya saya suka ayam geprek, hampir semua warung yang ada menu ayam geprek saya datangi dan kalau dari harga dan rasa saya lebih suka di sini,” ujar Anin, salah satu pengunjung Preksu, Senin (26/3).

Selain gemar dengan menu ayam geprek, menurut Anin, ayam adalah salah satu menu yang bisa dinikmati oleh semua kalangan. Mulai dari anak-anak hingga orang tua bisa menikmati olahan geprek sesuai dengan selera masing-masing konsumen.

Ayam Geprek, Menu Favorit Warga Yogyakarta dengan Berbagai Inovasi (1)
zoom-in-whitePerbesar

Salah satu topping di warung Preksu dengan menambahkan topping saus keju sebagai pelengkap rasa, Senin (26/3) lalu. Foto : Yosephine Laura RPR/kumparan.com/tugujogja

Beberapa warung ayam geprek yang sedang booming selain preksu adalah Dirty Chicks, Chickhen Pedia, Ayam Geprek Mas Kobis, dan juga Ayam Jambak yang hadir dengan keunikannya masing-masing.

Tidak hanya mahasiswa, ternyata menu ayam geprek ini juga disukai oleh kalangan orang tua. “Saya tahu menu geprek ini juga dari anak saya yang masih kuliah dan suatu saat karena penasaran, saya dan keluarga iseng nyoba di salah satu warung ayam geprek dan ternyata ada sensasi lain karena macam-macam topping,” ujar Benyamin saat ditemui di daerah Klitren, Senin (26/3).

Kesuksesan beberapa warung makan yang menyajikan menu ayam geprek di Yogyakarta dapat dilihat dari antusiasme pengunjung terutama di jam-jam tertentu. “Biasanya pengunjung mulai ramai pada jam makan siang dan juga menjelang maghrib, kadang kami juga sampai kewalahan apalagi weekend,” ujar Aji.

Dengan adanya keistimewaan pada masing-masing warung ayam geprek ini bisa memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen sehingga konsumen bisa menentukan tempat favorit dan warung ayam geprek mana yang akan dijadikan pilihan untuk bersantap siang dengan teman ataupun keluarga. (yosephine laura rpr)