Bocah SD di Purbalingga Dirantai Orang Tuanya, Sekdes: Anaknya Baik dan Cerdas

Konten Media Partner
14 Maret 2021 18:37
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bocah SD di Purbalingga Dirantai Orang Tuanya, Sekdes: Anaknya Baik dan Cerdas (11151)
zoom-in-whitePerbesar
Seorang anak di Purbalingga yang dirantai oleh orang tuanya. Foto: istimewa.
ADVERTISEMENT
Seorang anak di Purbalingga, Jawa Tengah, dirantai oleh orang tuanya di gudang. Tak hanya itu, anak dengan inisial MNA(8) ini juga mendapatkan penganiayaan dari orang tuanya.
ADVERTISEMENT
Kejadian ini terjadi di Desa Kalimanah Kulon, Purbalingga, Jawa Tengah. Hal ini diketahui pertama kali oleh salah seorang warga di sana. Warga tersebut lantas melaporkannya ke pihak desa untuk ditinjau lebih lanjut.
Sekretaris Desa Kalimanah Kulon, Hary Susanto, membenarkan adanya hal tersebut. Sang anak diketahui diratai oleh orang tuanya karena dinilai nakal. Pihak desa pun telah memanggil kedua orang tua anak tersebut.
Bocah SD di Purbalingga Dirantai Orang Tuanya, Sekdes: Anaknya Baik dan Cerdas (11152)
zoom-in-whitePerbesar
Informasi selengkapnya klik di sini.
"Anaknya normal, anak pinter, cerdas. Tidak ada gangguan yang signifikan," ujarnya saat diwawancarai Tim Tugu Jogja, Minggu (14/3/2021).
Namun, ia membeberkan bahwa anak tersebut takut pada orang tuanya. Tak jarang MNA kerap menghindar dari orang tuanya karena ketakutan. Ia pun merasa heran mengapa orang tuanya tega merantai MNA di gudang dan menganiayanya.
Bocah SD di Purbalingga Dirantai Orang Tuanya, Sekdes: Anaknya Baik dan Cerdas (11153)
zoom-in-whitePerbesar
Hary mengungkapkan, keseharian orang tuanya adalah berjualan lele di pasar. Keluarga tersebut pun diketahui jarang bersosialisasi dan merupakan seorang pendatang.
ADVERTISEMENT
"(Orang tuanya) kurang bersosialisasi," tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa warga sekitar sudah mengetahui bahwa MNA kerap mendapatkan penganiayaan. Warga pun sudah menegur orang tua MNA terkait hal ini. Sayangnya, orang tua MNA meminta agar warga untuk tidak ikut campur.
"(Warga) tahu semuma. Kalau dibilangin (jawabannya) bukan urusan kamu, (ini) urusan anak saya," katanya. (Eva Mintarsih)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020