Bupati Sleman Siapkan Skenario Evakuasi Jika Erupsi Merapi Terjadi

Konten Media Partner
13 Maret 2023 20:49 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Gunung Merapi erupsi pada Sabtu (11/3/2023). Foto: Twitter/@BPPTKG
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Merapi erupsi pada Sabtu (11/3/2023). Foto: Twitter/@BPPTKG
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Aktivitas Gunung Merapi belakangan ini mulai terus dipantau. Setelah terjadinya erupsi cukup besar pada Sabtu (11/3/2023) lalu, berbagai pihak mukai menyiapkan skenario evakuasi warga sekitar.
ADVERTISEMENT
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan meski saat ini rekomendasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Daerah Istimewa Yogyakarta, jarak aman dari puncak Gunung Merapi di wilayah selatan adalah sejauh 5 Km dan barat di 7 Km, berbagai persiapan evakuasi sudah lebih dahulu dilakukan. Pihaknya bahkan mengaku sudah siap dengan berbagai skenario yang ada.
"Jika memang statusnya meningkat, sudah kami siapkan skenarionya," ungkap Kustini, Senin (13/3/2023).
Kustini mengatakan, prioritas utama ialah evakuasi warga terutama bagi kelompok rentan yang berada di wilayah kawasan rawan bencana (KRB) III. Berdasarkan pemaparannya, ada 7 kalurahan yang masuk ke dalam wilayah KRB III. Mulai dari Kepuharjo, Umbulharjo, Glagaharjo, Hargobinangun, Purwobinangun, Girikerto dan Wonokerto.
ADVERTISEMENT
"Prioritas (evakuasi) kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, difabel, ibu hamil dan ibu menyusui," kata Kustini.
Kemudian terkait dengan mobilitas warga, Pemkab Sleman yang juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait memastikan semua sudah dalam kondisi siap.
Sebelumnya, Kepala BPBD Sleman, Makwan, menjelaskan pihaknya telah membuat rencana kontinjensi dampak erupsi ini dengan jarak sejauh 9 kilometer dari kawah Merapi. Pihaknya menyebut BPBD Sleman telah menyiapkan sebanyak 32 titik pengungsian. Adapun barak pengungsian tersebut terletak di tiga kecamatan lereng Merapi diantaranya Turi, Cangkringan dan Pakem dan tersebar di 7 kelurahan.