Pencarian populer

Cara Pulihkan Tanaman Beku Akibat Suhu Dingin

Fenomena embun yang membeku atau bun upas yang terjadi di kawasan dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah, sejak Jumat (6/7), membuat areal lahan pertanian di sejumlah desa mengalami kerusakan dan terancam puso (gagal panen). Sebagain besar tanaman yang rusak tak lain komoditas kentang.

Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Peternakan Wonosobo, Jawa Tengah, Abdul Munir, mengatakan tanaman yang terpapar embun beku itu sebagain masih bisa dipulihkan.

Adapun kerusakan itu sebagian besar melanda komoditas tanaman kentang yang jadi komoditas utama pertanian di Dieng.

Munir menuturkan, untuk intensitas tanaman yang mengalami kerusakan di bawah 30 persen akibat bun upas itu dimungkinkan masih bisa pulih dalam waktu 15 sampai dengan 20 hari ke depan. Pemulihan bisa dilakukan dengan upaya penyiraman dan antisipasi kemungkinan muncul kerusakan akibat organisme pengganggu tanaman (OPT) seperti phythophthora infestans, rhizoctonia, dan lainnya pasca-embun es.

Embun es menutup permukaan tanah dan lahan pertanian di Pegunungan Dieng. (Foto: Twitter @Sutopo Purwo Nugroho ‏)

“Pemulihan tanaman rusak juga bisa dilakukan dengan persiapan peralatan penyiraman dan naungan seperti paranet, dahan bambu gendani, atau alang-alang sebagai antisipasi muncul kembali embun es,” ujarnya, Senin (9/7).

Ia menambahkan, untuk kerusakan tanaman akibat embun es dengan intensitas di atas 30 sampai dengan 85 persen juga masih ada kemungkinan muncul tunas baru kembali dengan aplikasi pupuk susulan dan perawatan.

Namun, untuk tanaman yang rusak itu hasil produksi dinilai akan menurun atau berkurang antara 15 sampai dengan 50 persen dari produksi normal. Atau jika kondisinya tidak terjadi kemuncunculan embun es kembali dalam waktu dekat.

“Upaya pemulihan yang dilakukan petani untuk tanaman yang kena bun upas bisa juga dengan cara menyiram menggunakan selang air untuk mempercepat mencairnya bun upas,” ujarnya. (ATX)

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: