Cerita Petani Milenial Asal Jogja Raih Penghargaan dari Kementan
·waktu baca 2 menit

Pertanian menjadi salah satu bidang unggulan di Indonesia. Sayangnya, regenerasi petani ini dirasa cukup sulit. Tak banyak generasi muda yang melirik dunia pertanian ini.
Taufik Mawaddani, Petani Muda asal Jogja berhasil mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pertanian atas usahanya. Ia jadi salah satu generasi muda asal Jogja yang tertarik kembangkan pertanian dan peternakan.
Sebelumnya, Kementerian Pertanian memberikan sertifikat emas padanya karena kegigihannya jalankan usaha sejak 2016 lalu.
"Pada tahun 2016 kami berproses dengan 20 ekor domba, melihat potensi pasar domba dan kambing di Daerah Istimewa Yogyakarta dan nasional yang sangat tinggi, maka kami berkeinginan untuk fokus dan membesarkan usaha ini," terang Dani, Jumat (16/12/2022).
Tak hanya fokus di penggemukan ternak, tetapi sekarang sudah merambah ke sektor kambing perah. Terbaru, Merapi Farm juga mengembangkan unit udaha Feedmill.
"Kami beri nama Jogja Feed, tagline kami di jogjafeed adalah “Beternak Tanpa Ngarit”. Feedmill ini berfokus pada produksi konsentrat penggemukan domba kambing, konsentrat kambing perah, konsentrat breeding, konsentrat sapi perah, konsentrat sapi potong, dan completefeed domba kambing potong maupun perah," rinci Dani.
Ia juga mulai kembangkan sayapnya dengan siapkan layanan akikah siap saji. Hal ini memungkinkan pembeli bisa memilih hewan akikahnya lalu dipotong sendiri dan dimasak sesuai permintaan.
Tak ingin sukses seorang diri, di tahun 2022 ini Merapi farm memdapatkan amanah baru untuk menjadi P4S ( Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya) dengan nama Merapi Farm Training Center. Melalui P4S ini, Dani berupaya melakukan proses transformasi ilmu kepada mahasiswa magang/pkl, pelaku peternakan, ataupun orang yang ingin memulai bisnis dibidang peternakan.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan dirinya bangga dengan ide kreatif usaha generasi muda di bidang pertanian. Ia menyerahkan 33 Sertifikat Emas atau Golden Certificate kepada champion Petani Milenial, Penyuluh Pertanian, dan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S).
"Saya sangat bangga dengan champion-champion yang terpilih. Tentu saja ini akan menstimulasi bagi banyak orang agar turun tangan di sektor pertanian" ucap Mentan Syahrul.
Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YOMA), Bambang Sudarmanto turut mengapresiasi torehan prestasi ini.
"Dengan segala upaya dan inovasinya ini, Dani memang layak diberikan apresiasi tersebut. Mahasiswa kami juga sudah banyak yang magang dan belajar ke Merapi Farm. Semoga Merapi Farm terus sukses dan menginspirasi untuk masyarakat," pungkas Bambang.
