Cerita Warga Touring ke Dieng Pakai Motor Listrik
·waktu baca 2 menit

Pemerintah mendorong masyarakat beralih menggunakan kendaraan listrik dari pada kendaraan dengan BBM. Ini jadi upaya untuk beralih ke energi yang ramah lingkungan.
Tak sedikit pengguna kendaraan listrik yang memberikan testimoni untuk meyakinkan masyarakat bahwa kendaraan listrik tidak kalah gahar dari kendaraan dengan bahan bakar fosil.
Maman Suparman, salah seorang pengguna motor listrik menceritakan pengalamannya touring dengan kendaraan listrik ke Dieng Plateau Wonosobo Jawa Tengah. Jalanan sepanjang 415 kilometer ditempuh untuk membuktikan kelihaian motor listrik.
"Sebelumnya saya pribadi juga telah melakukan beberapa perjalanan touring menggunakan motor listrik, seperti Jakarta - Mandalika sejauh 3200 KM, kemudian Jakarta - Aceh sejauh 6200 KM. Selama Perjalanan saya merasa motor listrik sudah cukup mumpuni secara durabilitas dan lain-lain sangat baik bahkan setara kendaraan konvensional BBM," Ujar Maman, Selasa (12/9/2023).
Maman menambahkan bahwa ketakutan-ketakutan mengenai kendaraan listrik itu tidak benar.
"Ketakutan masyarakat seperti Molis (motor listrik) itu nyetrum, atau tidak bisa jalan jauh itu tidak benar dan sudah bisa saya buktikan sendiri. Saya sudah pernah melakukan perjalanan Jakarta - Surabaya selama 23 jam nonstop sekitar 800 KM, kendaraan listrik sudah sangat baik untuk saat ini," imbuhnya.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Mochamad Soffin Hadi menyampaikan dukungannya bagi kegiatan touring motor listrik ini.
"Touring-touring seperti ini sangat penting untuk bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa motor listrik itu aman dan nyaman serta ramah lingkungan. Durabilitas motor diuji langsung oleh pengguna melewati serangkaian jarak yang jauh dan elevasi tanjakan dan turunan yang bervariasi," Jelas Soffin.
Pihaknya menambahkan bahwa ke depan masyarakat tidak perlu ragu lagi untuk bisa menggunakan motor listrik, karena PLN menyediakan ekosistem kendaraan listrik yang handal dengan lokasi charging umum berupa 465 Unit Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU), dan 45 Unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang dapat diakses oleh seluruh pengguna EV di Jateng dan DIY.
