Konten Media Partner

Dinkes Gunungkidul Sasar Penyandang Disabilitas untuk Vaksinasi Door To Door

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang lansia yang mengikuti vaksinasi door to door di Gunungkidul. Foto: Erfanto/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Seorang lansia yang mengikuti vaksinasi door to door di Gunungkidul. Foto: Erfanto/Tugu Jogja

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melakukan vaksinasi door to door untuk penyandang disabilitas terutama penyandang tuna netra. Melalui door to door ini diharapkan mampu meningkatkan capaian angka vaksinasi di wilayah ini.

Kolaborasi antara Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos) Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kodim 0730 Gunungkidul kembali dilaksanakan, Senin (13/09/2021). Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat capaian vaksinasi 70 persen.

Perwakilan BIN DIY Eko Susilo mengatakan bahwa, kegiatan akselerasi vaksinasi masal dengan berbagai pihak ini dipantau langsung oleh Presiden Joko Widodo. Hal ini dibuktikan atas kehadiran Jokowi untuk menunjukkan keseriusannya pada percepatan vaksinasi sebagai bagian penting dari upaya hidup berdampingan dengan virus Covid 19.

"Kita bersiap diri pada transisi dari pandemi menuju endemi Covid-19,"tuturnya, Senin (12/9/2021).

Seorang lansia yang mengikuti vaksinasi door to door di Gunungkidul. Foto: Erfanto/Tugu Jogja

Eko menyebut Presiden telah hadir di DIY dan Jawa Tengah. Salah satunya untuk memastikan target capaian vaksinasi 70 persen pada 01 Desember 2021 mendatang dapat dicapai. Selain Jateng, ada 9 Propinsi yang secara serentak ikut menggelar vaksinasi yang dimonitor Presiden.

Oleh karena itu, pihaknya terus menggenjot kegiatan vaksinasi masal di sejumlah wilayah Kabupaten Gunungkidul. Saat ini total warga masyarakat Gunungkidul yang telah tervaksin mencapai 60 persen. Kali ini kolaborasi antara sejumlah instansi melaksanakan vaksinasi masal dengan cara door to door di wilayah Kalurahan Karangmojo.

Eko menyebut, vaksinasi di wilayah DIY sendiri digelar di Kabupaten Sleman, Bantul, dan Gunungkidul menyasar 5.500 dosis dari total 57.500 dosis. Khusus di Kabupaten Gunungkidul vaksinasi ini atas inisiasi dari BIN dengan sasaran sejumlah 3 titik.

"SMPN 3 untuk pelajar, MTSN 8 untuk santri dan siswa madrasah, serta Klinik Mitra Pratama 2 untuk sasaran Difabel yang dilaksanakan secara door to door,"ungkapnya.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengapresiasi jajarannya dalam hal kolaborasi percepatan vaksinasi masal di Kabupaten Gunungkidul. Walaupun tidak menyebut secara rinci, capaian vaksinasi diklaimnya sudah cukup tinggi. Sunaryanta berujar bahwa dalam waktu yang tidak lama dan jika sudah mencapai target, kawasan wisata akan segera dibuka.

"Masih (kolaborasi dengan berbagai pihak). Angkanya di atas 55 persen,"tandasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty menambahkan, angka Covid-19 di Kabupaten Gunungkidul terus mengalami penurunan. Pada Minggu (12/09/2021) kasus meninggal terpapar Covid-19 hanya 1 orang. Sementara itu kasus dalam perawatan terkonfirmasi positif sebanyak 273 orang.