Konten Media Partner

Dinkes Gunungkidul Sebut Siap Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi COVID-19. Foto: Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi COVID-19. Foto: Tugu Jogja

Dinas Kesehatan Gunungkidul mengklaim siap menghadapi lonjakan kasus COVID-19. Dua rumah sakit milik pemerintah RSUD Wonosari dan juga RSUD Saptosari sudah disiapkan jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan. Shelter yang dikelola Pemkab juga akan dihidupkan kembali jika dibutuhkan.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengakui jika dalam beberapa hari terakhir jumlah pasien COVID-19 di Gunungkidul mengalami peningkatan. Adanya klaster perjalanan di Karangmojo serta kasus-kasus baru memang membuat kasus COVID-19 meningkat.

"Rata-rata riwayat awalnya adalah melakukan perjalanan," ujar Dewi.

Hari Rabu (9/2/2022) ini, jumlah warga Gunungkidul yang terpapar COVID-19 bertambah 2 orang. Seorang merupakan hasil tracing sementara seorang lagi merupakan suspect atau kasus baru yang tidak ada kaitannya dengan kasus COVID-19 sebelumnya.

Secara keseluruhan kini jumlah kasus aktif COVID-19 di Gunungkidul mencapai 39 orang. Kasus tersebut tersebar di 10 Kapanewon di mana Karangmojo menduduki wilayah terbanyak dengan 14 kasus dan Wonosari 13 kasus.

"Kami juga memastikan kesiapan oksigen di dua rumah sakit ini sudah tidak mengkhawatirkan lagi karena keduanya mampu memproduksi sendiri," terang dia.

Jika dibutuhkan, lanjut dia, Wisma Wanagama Gunungkidul akan kembali dihidupkan sebagai shelter. Shelter ini sempat digunakan pada periode lalu selain lokasinya yang berada ditengah hutan, udara bahkan atmosfer hutan dapat menjadi healing yang menghuninya.

"Daya tampung di selter tersebut terbilang banyak," tambahnya.

Shelter Wanagama memiliki 8 blok di mana dalam satu blok dapat menampung 4 sampai 5 orang atau satu keluarga. Sehingga secara keseluruhan mampu menampung 40 orang lebih termasuk tenaga medis yang merawat pasien covid-19.

Lokasi di selter Wanagama sendiri mudah diakses dengan 2 jalur utama. Di mana jalur tersebut dari arah Wonosari Gunungkidul dapat masuk di Perempatan Gading atau depan Polsek Playen, dan jika dari arah Yogyakarta masuk di Rest Area Bunder.

Dewi mengaku bahwa lonjakan kasus positif COVID-19 sekarang ini dapat tertangani dengan baik. Pengalaman gelombang kedua lalu menurutnya adalah pelajaran berharga dalam pengangan dan antisipasi.

“Sekarang ini warga lebih siap menghadapi lonjakan, sedangkan pihak pemerintah daerah maupu kepolisian memfasilitasi,” jelasnya.