Konten Media Partner

Disbud Gunungkidul Telusuri Jejak Makam Mantan Bupati

Tugu Jogjaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Bidang (Kabid) Sejarah, Bahasa dan Sastra Disbud Gunungkidul, Sigit Pramudyanto, saat menelusuri jejak makam mantan Bupati, Selasa (16/3/2021). Foto: Erfanto/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Bidang (Kabid) Sejarah, Bahasa dan Sastra Disbud Gunungkidul, Sigit Pramudyanto, saat menelusuri jejak makam mantan Bupati, Selasa (16/3/2021). Foto: Erfanto/Tugu Jogja

Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Gunungkidul melakukan penelusuran makam para bupati terdahulu. Mereka mengaku sempat kehilangan jejak keberadaan makam para mantan bupati terdahulu.

Kepala Bidang (Kabid) Sejarah, Bahasa dan Sastra Disbud Gunungkidul, Sigit Pramudyanto mengatakan ada sekitar 10 bupati terdahulu yang sudah dimakamkan. 5 di antaranya sudah ditemukan, sedangkan 5 lainnya masih dalam pencarian.

Melalui kerja keras tim pencarian ini sudah menemukan 5 makam mantan bupati. Tiga di antaranya ditemukan di kompleks Pemakaman Kuncen, Yogyakarta. Dan dua lainnya dimakamkan masing-masing Berbah Sleman serta di Kulonprogo.

"Mudah-mudahan nanti ketemu semua," ujar Sigit, Selasa (16/3/2021).

Ketiga mantan bupati yang dimakamkan di pemakaman Pakuncen Kota Yogyakarta tersebut masing-masing bernama Raden Tumenggung Suryo Kusumo, Raden Tumenggung Padmo Negoro, dan Raden Tumenggung Prawiro Setiko.

Sedangkan dua lainnya yaitu makam KRT Wiraningrat berada di Kapanewon Pengasih, Kulonprogo dan KRT Pringgodiningrat yang dimakamkan di Karongan, Jogotirto, Berbah, Sleman. Pihaknya masih terus berusaha melakukan penelusuran makam 5 mantan bupati lainnya.

"Kami berharap seluruh makam tersebut bisa ditemukan di tahun ini. Sebab nantinya akan melengkapi momen hari jadi Kabupaten Gunungkidul, yang jatuh pada tanggal 27 Mei. Rencananya saat hari jadi akan dilakukan ziarah ke makam-makam tersebut," ujarnya.

Terpisah, Kepala Disbud Gunungkidul Agus menilai pencarian makam para bupati terdahulu penting dilakukan. Sebab erat kaitannya dengan sejarah pembangunan wilayah berjuluk Bumi Handayani ini. Sebab apa yang dialami Kabupaten Gunungkidul saat ini tak lepas dari peran pemimpinnya terdahulu.

"Peran mereka sangat penting dalam memajukan daerah ini. Apa yang mereka lakukan tentu menjadi contoh dan teladan masyarakat," kata Agus.

Selain menelusuri letak makam, Disbud Gunungkidul tengah menelusuri pula jejak sejarah kepemimpinan mereka. Termasuk kapan hingga berapa lama masa jabatan yang mereka emban saat itu. Karena masih banyak masyarakat yang belum mengetahui riwayat pemimpin terdahulu.

"Itu sebabnya informasi tentang peran mereka selama menjabat sebagai bupati menjadi hal yang penting. Sangat bermanfaat nantinya untuk pengetahuan masyarakat dan lingkup Pemkab Gunungkidul," ujarnya.