Konten Media Partner

Dugaan Penyebab Longsornya Tanah Galian di Sleman yang Tewaskan Pekerja

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi longsornya tanah galian pondasi proyek perumahan di Sleman yang ambrol. Foto: istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi longsornya tanah galian pondasi proyek perumahan di Sleman yang ambrol. Foto: istimewa

Tebing atau pembangunan lokasi pondasi proyek perumahan pengembang besar di Sleman ambrol. Seorang pekerja tewas, dua orang dirawat di rumah sakit dan satu lagi masih dalam pencarian.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Marwan mengatakan beberapa pekerja yang tengah melakukan penggalian tanah tersebut tertimbun. Tiga orang berhasil dievakuasi di mana 2 orang selamat dan satu meninggal dunia sementara satu orang masih dalam pencarian.

"peristiwa tersebut terjadi Senin (2/1/2023) sore sekitar pukul 15.00 WIB. namun laporan masuk jam 15.40 WIB,"ungkap dia.

Marwan mengatakan, tebing galian tersebut longsor saat pekerja bangunan tengah membuat galian untuk pondasi talud kedalaman 7 meter. Dan ketika para pekerja tengah menggali tanah, tiba-tiba tebing galian talud tersebut longsor.

Setidaknya ada 7 pekerja yang awalnya tertimpa material longsoran. Namun dari 7 pekerja tersebut, 3 di antaranya berhasil menyelamatkan diri. 4 orang tak berhasil menyelamatkan diri dan tertimbun. 2 orang langsung berhasil diselamatkan oleh rekannya sesama pekerja.

kumparan post embed

"Satu orang berhasil dievakuasi pukul 16.06 WIB,"kata Marwan.

Tiga orang berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke rumah sakit (RS) Hermina. Namun salah satu di antaranya meninggal dunia. Dan kini satu orang masih dalam pencarian.

Marwan mengatakan saat peristiwa terjadi kondisi tanah labil karena merupakan tanah urug baru dan mengandung pasir. Tanah urug tersebut kemungkinan ambrol karena tidak ada penahannya.

Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto mengatakan tiga orang yang berhasil dievakuasi adalah Karsono (50) dan Karju (40) warga Nglora Kalurahan Nglora Kapanewon Saptosari Gunungkidul serta Dodi alias Tukiyo (53) warga Garotan Kalurahan Semin Gunungkidul. Ketiganya dibawa ke RS Hermina

"Korban ke 3 ter levakuasi jam 16.06 WIB. Dan korban ketiga meninggal dunia di rumah sakit,"terang dia.

Korban keempat atas nama Surya (32) warga Bayat Klaten masih dalam pencarian. Saat ini ada 1 regu dari Basarnas yang turut melakukan proses pencarian.