Konten Media Partner

Erupsi Merapi, Tim SAR Gabungan Pantau Luncuran Awan Panas

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tin SAR melakukan pemantauan luncuran awan panas. Foto: istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Tin SAR melakukan pemantauan luncuran awan panas. Foto: istimewa.

Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Sabtu (11/3/2023) yang berdampak pada sejumlah wilayah di Jawa Tengah mendapat perhatian intensif dari Basarnas. Bahkan, Unit Siaga Borobudur, Magelang pun terus melakukan pemantauan luncuran awan panas.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengatakan, saat ini tim SAR gabungan masih terus melakukan pemantuan. Keselamatan warga menjadi prioritas utama, sehingga keberadaan tim SAR akan terus disiagakan.

kumparan post embed

Heru menerangkan terkait kronologi erupsi, yakni pada Sabtu (11/3/2023) sekitar pukul 12.12 WIB Gunung Merapi mengeluarkan guguran awan panas dengan ketinggian sekitar 70 meter menyebar ke arah Kali Bebeng/ Krasak.

"Sirine peringatan berbunyi dan sudah dilakukan imbauan kepada masyarakat sekitar untuk menjauhi daerah bahaya 7 KM dari pucak gunung Merapi. Daerah terdampak Desa Krinjing Kecamatan Dukun Magelang terpantau hujan abu. Kecamatan Babadan, Wonolelo, Sawangan, Srumbung Kabupaten Magelang terpantau hujan abu dengan intensitas sedang dan Desa Setabelan Kecamatan Selo Kab Boyolali terpantau aman terkendali"katanya.

Dikatakan Heru, saat ini tim SAR gabungan masih bersiaga di lapangan. Ia berharap keadaan tetap aman terkendali. (ari)