EWS Tsunami Ditemukan Terombang-ambing di Tengah Laut
·waktu baca 2 menit

Sebuah Early Warning System (EWS) Tsunami atau alat peringatan dini Tsunami ditemukan terombang-ambing di selatan Pantai Baron, Minggu (19/12/2021) menjelang siang. EWS tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan yang tengah melaut.
Peralatan yang konon harganya mencapai Rp 5 miliar tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan berada di sekitar 3 mil dari garis pantai. Tim SAR kini tengah berjuang untuk mengevakuasi EWS Tsunami ke Pantai Baron agar tidak lenyap terbawa arus.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II, Surisdiyanto menuturkan Upaya menarik EWS tersebut ke Pantai Baron memang mengalami kendala. Di samping karena alat EWS ini berukuran besar juga ada hambatan karena perjalanan melawan arus dan angin.
"Apalagi terpantau gelombang laut sedikit ada kenaikan,"tutur Suris, Minggu.
EWS Tsunami tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan, Minggu (19/12/2021) sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu ada nelayan bernama Gareng asal Tanjungsari sedang beraktifitas melaut guna menangkap ikan.
Saat di tengah laut itulah, mereka melihat benda yang terombang ambing di laut. Nelayan yang penasaran tersebut kemudian mendekati benda yang terombang-ambing terbawa arus laut.
" Khawatir benda tersebut sangat penting perannya, nelayan tersebut menghubungi petugas SAR melalui HP,"ujar dia.
Nelayan tersebut memang tidak mengetahui benda apakah yang terombang-ambing tersebut. Sehingga nelayan langsung menghubungi petugas yang berada di posko SAR Baron melalui HP. Kebetulan di posisi penemuan EWS ini masih ditemukan sinyal HP.
Dari penginderaan yang dilakukan, EWS Tsunami tersebut ditemukan pada posisi 8°09'57.1"S 110°32'39.9"E perairan Gunungkidul. Setelah mendapat laporan via telpon dari nelayan yang berada di tengah laut, petugas Tim SAR langsung berkoordinasi dengan pihak pihak terkait.
Satu unit kapal jungkung dan satu unit jetsky di turunkan untuk menuju lokasi dengan 5 personil. Sekitar pukul 10.00 WIB, alat EWS tersebut sudah bisa dikondisikan oleh tim SAR di perairan gunungkidul 8°09'57.1"S 110°32'39.9"E atau sejauh 3 mill dari garis pantai. Alat tersebut saat ini sedang di tarik menggunakan kapal jungkung menuju pantai Baron.
"Estimasi waktu perjalanan 2 jam sampai pantai baron sekira jam 12:30 WIB,"papar dia.(erl)
