Ganjar Pranowo Buka Suara soal Polemik Tayangan Azan yang Tampilkan Dirinya

Konten Media Partner
20 September 2023 9:52 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ganjar Pranowo usai hadiri diskusi 'Tiga Bacapres Bicara Gagasan' di UGM, Selasa (19/9/2023) malam. Foto: M Wulan/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Ganjar Pranowo usai hadiri diskusi 'Tiga Bacapres Bicara Gagasan' di UGM, Selasa (19/9/2023) malam. Foto: M Wulan/Tugu Jogja
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo buka suara terkait alasan dirinya menerima tawaran saat menjadi model di tayangan azan magrib di salah satu stasiun televisi swasta.
ADVERTISEMENT
Tayangan itu sebelumnya mendapatkan banyak kritikan dari berbagai pihak dan menimbulkan spekulasi negatif termasuk politik identitas terhadap eks Gubernur Jawa Tengah itu.
Ganjar mengatakan, tidak punya sejarah politik identitas, sehingga kepentingan dibalik tayangan tersebut bukan untuk kepentingan kampanye.
"MNC punya tim kreatif dan mengajak saya dan saya pastikan dia punya kepentingan lain apakah untuk companynya apakah untuk kepentingan lain. Dan kemudian dia mengajak saya dan saya sampaikan saya tidak punya sejarah politik identitas," kata Ganjar Pranowo dalam acara Mata Najwa on Stage : Bacapres Bicara Gagasan di Graha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta, Selasa (19/9/2023), malam.
Dalam kesempatan ini, Ganjar menceritakan awal mula diajak oleh tim kreatif dari stasiun televisi milik Hary Tanoe. Saat diajak, ia mengatakan telah memastikan kepentingan nya kepada tim kreatif soal dirinya yang akan tampil di tayangan azan tersebut sehingga ia menepis tuduhan memainkan politik identitas yang dilayangkan padanya.
ADVERTISEMENT
Ia menegaskan memang memiliki banyak identitas, tetapi dirinya tidak akan menjualnya untuk kepentingan kampanye.
"Identitas saya yang seperti ini kita melakukan hal yang biasa dan kemudian semuanya menilai akhir hasilnya Mba Nana sudah sebutkan," ucap dia.
Lebih lanjut, Ganjar mengakui, bahwa dirinya juga sudah ditawari untuk program lainnya. Dan ia kembali meminta agar program tersebut tak berada di wilayah kampanye.
"Saya sebenarnya diajak pada program berikutnya dan nanti Mba Nana boleh menunggu. Sudah kita siapkan program berikutnya lain dan juga akan tayang di sana dan pada saat itu saya hanya akan mengingatkan kalau ini nanti masuk pada wilayah kampanye tolong dipertimbangkan, kecuali bukan wilayah kampanye silahkan anda pakai," pungkasnya. (M Wulan)
ADVERTISEMENT
Tonton video menarik dari Tugu Jogja: