Konten Media Partner

Gempa Pacitan, Tembok Minimarket di Jogja Retak

Tugu Jogjaverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi tembok di minimarket di Gunungkidul yang retak usai kena gempa. Foto: Erfanto/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi tembok di minimarket di Gunungkidul yang retak usai kena gempa. Foto: Erfanto/Tugu Jogja

Warga Gunungkidul sempat berlarian saat gempa Magnitudo 4,8 terjadi. Namun hingga saat ini belum ada laporan kerusakan yang diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul.

Gempa yang mengguncang Kabupaten Pacitan Jawa Timur pada pukul 12:00 WIB bermagnitudo 4,8 skala richter dirasakan hingga kabuoaten gunungkidul. Meski tidak berpotensi tsunami, akibat getaran gempa tersebut sejumlah warga panik.

Seperti yang dirasakan di Mapolres Gunungkidul, saat sedang melakukan Pres Rilis dengan wartawan dirasakan ada getaran yang membuat para wartawan yang sedang wawancara berlarian keluar lokasi jumpa pers.

Seperti yang dialami salah satu wartawan, Erwin. Wartawan media televisi juga merasakan getaran. Dirinya yang duduk tak jauh meloncat kaget disusul rekannya yang sedang duduk di belakangnya bersandar tembok. Erwin mengaky merasakan getaran yang cukup kuat saat sedang menunggu wawancara nara sumber.

" ditepuk temen tadi, dia berlari karena juga merasakan getaran. Ya ikutan lari takutnya rubuh," jelas Erwin.

Dari pantauan media ini sebuah minimariet yang berada di Padukuhan Walikangin, Kalurahan Ngestirejo Kapanewon Tanjungsari mengalami keretakan temboknya. Meski tidak parah, namun tembok yang retak cukup banyak.

Dina Kamila(23) pemilik Minimarket mengatakan tembok minimarket miliknya ada yang retak beberapa bagian. Di antaranya seperti di dekat meja kasir, di tembok bagian belakang dan juga plafon toko tersebut.

"Alhamdulillah tidak parah. Hanya retak sedikit,"ujar dia, Rabu (13/10/2021).

kumparan post embed

Saat peristiwa terjadi, lanjut dia, dirinya tengah melayani pembeli. Ketika tengah menghitung belanjaan pelanggan menggunakan mesin kasir tiba-tiba terjadi goyangan gempa yang cukup keras. Ia bersama karyawan dan juga pembeli sempat lari ke luar toko menyelamatkan diri.

Beruntung selain hanya tembok bangunan yang retak kita ada kerusakan lain di toko miliknya. Barang-barang yang ada di etalase ataupun rak masih tertata dengan rapi tidak ada yang ambruk ataupun jatuh. Ia mengakui jika bangunan tersebut adalah bangunan baru, belum genap satu tahun berdiri.

"Ini belum lama kok. Nanti biar dibetulin bapak,"ujar dia.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengaku untuk sementara memang belum ada laporan kerusakan seperti tampak goncangan Gempa yang terjadi pada pukul 12.00 WIB. Secara umum wilayah kabupaten Gunungkidul masih terkendali.

"Sementara masih aman dan terkendali,"papar dia.

Kepala Stageof BMKG Sleman Ikhsan menuturkan pukul 12.00.47 WIB wilayah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG dalam informasi pendahuluan menunjukkan gempabumi ini memiliki magnitudo Magnitudo 4.8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,87 LS dan 110,97 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 78 km arah Baratdaya Pacitan Jatim

"Titiknya pada kedalaman 55 km,"terangnya.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia di Samudra Hindia, Selatan Jawa.

Guncangan gempabumi ini dirasakan di Pacitan, Wonogiri, Treggalek, Gunungkidul III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), Bantul, Yogyakarta II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang)

"tidak tercatat gempa susulan atau aftershock,"ujar dia.

Kepada masyarakat ia menghimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta untuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.(erl)