Konten Media Partner

HP Disita, Siswa di Gunungkidul Datang ke Sekolah Bawa Sabit

Tugu Jogjaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang siswa yang membawa celurit ke sekolah karena tak terima HP-nya disita. Foto: adn.
zoom-in-whitePerbesar
Seorang siswa yang membawa celurit ke sekolah karena tak terima HP-nya disita. Foto: adn.

Video viral beredar di masyarakat khususnya di daerah Gunungkidul dan sekitarnya. Video yang diunggah dalam akun media sosial menayangkan adanya siswa yang mendatangi sekolah untuk mengambil handphone yang telah disita oleh gurunya.

Dalam video tersebut, terlihat seorang siswa datang ke sekolah dengan menenteng sebilah sabit atau alat untuk mencari rumput. Siswa yang mengenakan kaos berwarna merah dan bercelana panjang warna coklat tersebut datang ke sekolah dengan postur tubuh seolah menantang.

Dalam video yang berdurasi 30 detik tersebut terdengar suara beberapa orang yang kemungkinan berada di ruang guru karena terlihat meja tertata dengan tumpukan buku. Suara yang terdengar dalam video tersebut di antaranya berkata,

"Wis tak balekke hapemu (sudah aku kembalikan handphone-mu)," suara kemungkinan seorang guru di sekolah tersebut.

"Wis tak balekke hapemu daripada..," suara guru tersebut.

Si siswa terus maju mendekati ruang guru.

"Didukke sik aritmu. Mengko hapene tak balekke (turunkan dulu sabitmu. Nanti handphone-mu aku kembalikan)," tambah guru itu.

"Nyoh tak balekke hapemu. Gek mulih, rasah sekolah, wis pindah sekolah. Rasah sekolah nengkene, (nih aku kembalikan handphone-mu. Terus pulang, tidak usah sekolah, sudah pindah sekolah. Tidak usah sekolah di sini)," ujar guru yang lain sembari melempar kan handphone milik siswa tersebut ke lantai.

Siswa tersebut lantas mengambil handphone miliknya dan langsung berbalik berjalan ke luar sekolah. Di belakang siswa tersebut ada dua orang guru yang meminta agar sabit tersebut dijatuhkan ketika siswa tersebut berjalan keluar sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, awak media berusaha mencari lokasi sekolah yang terjadi dalam peristiwa tersebut. Beredar kabar jika insiden tersebut terjadi di salah satu SMP Negeri di Kecamatan Ngawen Gunungkidul.

Dalam waktu dua jam, video tersebut langsung viral dan sudah ada 31.123 kali tayangan hingga pukul 14.54 WIB dan 713 komentar dalam video tersebut. Beragam komentar muncul dalam video tersebut. Salah satunya adalah akun milik @zikysmom berkomentar "anake sopoo iki??tolong dijak mulih..gawe giris wae....sesuk kon nggawekne sekolah dewe ro bopo biyunge..kon ndidik dewe..kon nggawekke ijazah dewe..koyone kowe wis ra butuh didikan bapak utowo ibu guru kog.. (anak siapa ini tolong diajak pulang, bikin miris saja, besok disuruh membuatkan sekolah sendiri oleh bapak ibunya, suruh mendidik sendiri, disuruh membuat ijazah sendiri. Kayaknya kamu sudah tidak butuh didikan bapak atau ibu guru kok)," tulisnya. (erl/adn)

Berikut ini adalah video lengkapnya:

instagram embed