Konten Media Partner

Intimidasi Pengguna Jalan di JJLS Gunungkidul, Gerombolan Remaja Diamankan

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Salah satu ruas JJLS di Gunungkidul. Foto: Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu ruas JJLS di Gunungkidul. Foto: Tugu Jogja

Gerombolan remaja bermotor dikabarkan kembali berulah di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Gunungkidul. Mereka dikabarkan telah melakukan intimidasi dengan pengguna jalan yang lain menggunakan senjata tajam.

Sabtu (13/11/2021) jajaran Polsek Panggang langsung melakukan penyekatan di JJLS yang masuk ke wilayah mereka. Dan akhirnya belasan remaja diamankan oleh jajaran Polsek Panggang, Sabtu (13/11/2021).

"Mereka diamankan karena telah melakukan intimidasi terhadap pengguna jalan lain," ujar Kapolsek Panggang, AKP Ahmad Fauzi.

Ahmad engatakan, sejak Sabtu pagi mereka memang telah bersiaga. Karena ada informasi gerombolan remaja melintas hendak ke pantai dengan ugal-ugalan. Akhir pekan memang menjadi atensi dari kepolisian terutama di JJLS.

kumparan post embed

Sabtu sore jajaran Polsek Panggang mendapat informasi dari Polsek Tanjungsari yang menyebutkan jika gerombolan anak muda itu melintas dari arah timur menuju ke arah barat (Kapanewon Panggang).

"Mereka diduga membuat ulah dengan cara mengayun - ayunkan senjata gear di jalan raya. Kami menerima informasi dari rekan Polsek Saptosari bahwa para anak muda ini membahayakan pengguna jalan lain,"ujar Kapolsek.

Usai mendapatkan informasi, Kapolsek memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyekatan di perbatasan wilayah Saptosari - Panggang. Setelah melihat gerombolan pelajar itu melintas, aparat kemudian mengamankan mereka dan dibawa ke kantor Polsek.

Pihaknya lantas mengamankan 12 orang, namun karena barang bukti (senjata) yang digunakan tidak ditemukan maka mereka dilepaskan. Sebelum dilepas, mereka terlebih dahulu didata dan dilakukan pembinaan.

Gerombolan anak muda tersebut diketahui masih berstatus sebagai pelajar SMP dan SMA dari Kota Yogyakarta. Mereka lantas mereka lepaskan sembari diminta dikawal hingga ke perbatasan.(erl)