Jembatan Rowari Gunungkidul yang Sempat Viral Ditutup
·waktu baca 2 menit

Sebuah spot instagramable mencuat di Gunungkidul belakangan ini. Jembatan Rowari, jembatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang menghubungkan dua bukit berada di Kalurahan Tepus Kapanewon Tepus.
Jembatan ini viral karena konstruksinya cukup tinggi dari dasar lembah. Hamparan hijau lembah yang memanjakan mata. Di samping itu, dari satu sisi masyarakat bisa menikmati keindahan JJLS dan di sisi lain bisa menyaksikan laut nan luas.
Jembatan ini sebenarnya belum selesai dibangun namun oleh pemerintah sempat dibuka untuk mengantisipasi kemacetan di musim libur pergantian tahun. Jembatan ini lantas viral karena banyak yang mereviewnya.
Lurah Tepus Hendro Pratopo mengatakan jembatan ini tidak di atas sungai namun di bawahnya hanyalah lahan yang dibudidayakan warga. Berbagai tanaman palawija selama ini digarap oleh petani mulai jagung, kacang ataupun ketela.
"Sejak viral, banyak warga yang berkunjung ke sini. Bahkan dari luar daerah juga banyak," tutur dia, Selasa (10/1/2023).
Topo mengatakan, setiap sore setidaknya ada 200an orang yang mengunjungi jembatan ini. Mereka selalu mengabadikan momen di atas jembatan karena memang menakjubkan. Dan warga sekitar memanfaatkannya dengan membuka lapak dagangan mereka.
Tentu saja ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. Namun mulai kemarin, jembatan tersebut ditutup kembali oleh pelaksana proyek. Dan Topopun berharap agar jembatan tersebut segera dibuka kembali agar perekonomian terus menggeliat.
Asisten Pelaksana Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) DIY, Wahyu Widyantoro mengatakan sebenarnya jalan tersebut belum dibuka untuk umum. Karena untuk pembukaan resmi baru akan dilakukan usai uji laik fungsi.
"JJLS Segmen Tanjungsari-Trous dibuka sementara untuk antisipasi kemacetan libur akhir tahun kemarin,"kata dia.
Menurutnya uji laik fungsi tersebut dilakukan karena jembatan Rowari statusnya sebagai jalan baru. Namun ia menegaskan jika semua proses sudah dilalui, maka jembatan di ruas jalan tersebut bisa digunakan kembali.
