Konten Media Partner

JK Menilai Penghapusan UN Bikin Lembek Generasi Muda

Tugu Jogjaverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Kamis (12/12/2019). foto: atx
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Kamis (12/12/2019). foto: atx

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK merespon soal rencana penghapusan ujian nasional atau UN oleh pemerintah.

“Jangan menciptakan generasi muda yang lembek, nanti kita bicarakan itu” ujar JK di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis 12 Desember 2019.

JK menilai UN tetaplah menjadi bagian penting dari sebuah proses pembelajaran.

“(UN) tetap pentinglah itu, semua harus belajar,” ujar JK.

JK sejak awal memang menolak rencana penghapusan UN itu. Menurutnya alangkah itu tidak tepat karena UN salah satu alat untuk ukuran pendidikan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim sempat menyatakan penghapusan UN bukan untuk membuat pelajar Indonesia bermental lembek.

Menurut Nadiem, pergantian UN dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter ini menantang pihak sekolah untuk menerapkan model pembelajaran yang sesungguhnya, tidak sekadar meminta murid menghafal.

(ATX)