Jogja Catatkan Nol Kasus COVID-19, Ini Tanggapan Sultan HB X
·waktu baca 2 menit

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengatakan bahwa situasi COVID-19 di Yogyakarta belum bisa disebut endemi. Tanggapan tersebut disampaikan Sultan terkait dengan catatan nol kasus COVID-19 yang sempat terjadi di Yogyakarta pada Senin (23/5/2022) lalu.
Menurutnya meski catatan sudah melandai, tidak bisa serta merta menyebut hal tersebut sebagai endemi. Apalagi ada beberapa faktor penentu seperti kebijakan dari WHO atau organisasi kesehatan dunia dan juga pemerintah pusat.
"Nek nggak ada (positif COVID-19) kondisinya juga mengarah ke landai, endemi. Tapi kita enggak bisa mengatakan Jogja sudah endemi karena ketentuannya yang bisa mengatakan endemi itu hanya WHO," kata Sultan HB X, Selasa (24/5/2022).
Situasi COVID-19 di Yogyakarta menurutnya juga belum bisa dikatakan endemi mengingat aturan pandemi juga belum dicabut. Jika mengacu pada Instruksi Mendagri No.26/2022 tentang PPKM yang diterbitkan pada 23 Mei 2022, Yogyakarta masih berada di level 2.
"Tidak mungkin dikatakan endemi, selama pandemi ini belum dicabut. Kita masih dalam level 2. Berarti masih ada pandemi," katanya.
"Kalau level 1 sudah lebih bebas tetapi level 1 tetap pandemi, tapi dalam beberapa hal keadaan masyarakat dibebaskan, tapi belum dikatakan endemi. Berarti tetap nganggo masker," imbuh Sultan.
Lebih lanjut, Sultan HB X berharap kasus positif tidak kembali naik pasca libur panjang akhir pekan kemarin.
"Semoga Sabtu Minggu kemarin penuh orang moga-moga enggak naik," katanya.
