Pencarian populer
PUBLISHER STORY
27 Oktober 2018 20:14 WIB
0
0
Jogjabike, Pertama di Indonesia Jadi Destinasi Baru Malioboro
Keberadaan bike sharing berbasis daring yang murni lokal Indonesia akhirnya ada di Kota Jogja. Bekerja sama dengan Pemkot Yogyakarta dalam program "Jogja Ada Sepeda", Jogjabike menghadirkan sebuah sepeda smart khas Jogja yang tahap awal berada di ikon wisata Malioboro.
Salah satu penggagas Jogjabike Muhammad Aditya menjelaskan, kehadiran Jogjabike ini untuk memfasilitasi wisatawan menikmati Kota Jogja. Apalagi, bike sharing menggunakan aplikasi smartphone di Jogja belum ada.
"Ini murni semuanya produk lokal Indonesia. Dari mulai sepedanya, perangkat smartlock, sampai aplikasi semuanya lokal," ujar Adit, sapaan akrabnya, disela launching Jogjabike, Sabtu (27/10).
Jogjabike resmi mengaspal di Malioboro sejak launching. Tahap pertama ini, layanan bike sharing memang baru di sekitar Malioboro. Kemudian, secara berkala akan ada 1000 sepeda yang tersebar di berbagai fasilitas publik dan destinasi wisata.
Komisaris Jogjabike, Triyanto mengungkapkan, secara kualitas baik aplikasi maupun sepeda tidak kalah dengan impor yang banyak di kota lain. Bahkan, Jogjabike ini lebih unggul dibandingkan aplikasi di China maupun Singapura karena tidak asal taruh saja. Setiap pemakai start dan finish harus berada di ShelterPit yang telah disediakan.
"Dari sisi spesifikasi sepeda, ini khas Jogja. Untuk ontelan matic, tidak berat dan ringan. Pas dengan kontur Kota Jogja yang mayoritas jalanannya rata," katanya.
Dengan kekhasan tersebut, Jogjabike optimis mampu mendukung pariwisata di Kota Jogja. Yakni, dengan menjadikan Jogjabike sebagai destinasi wisata baru.
"Harapannya, wisatawan menikmati Kota Jogja sekarang bisa dengan sepeda. Mereka tinggal download aplikasi, sudah jalan," jelas alumnus SMA N 3 Kota Jogja ini.
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, mengapresiasi kehadiran Jogjabike. Hal itu kian memperkuat smart city Kota Jogja.
"Semoga dengan adanya bike sharing ini semakin menambah opsi dan menarik wisatawan ke Kota Jogja," kata Haryadi.
Kerjasama Pemkot dengan Jogjabike ini, menurut Haryadi, dalam rangka program "Jogja Ada Sepeda" dan untuk mendukung produk lokal bisa bersaing dengan produk mancanegara.
"Produk lokal tidak kalah dengan luar negeri. Ini sebagai bukti Jogja memang kaya akan sumber daya manusia," katanya.
Kekayaan intelektual itulah, lanjut HS, yang bisa menjadi kekuatan Jogja berdaya saing. Seperti Jogjabike yang hadir ditengah-tengah keterbatasan destinasi wisata.
"Daerah lain mungkin bisa menambah dengan menemukan sumber daya alam menarik. Jogja dengan kreativitas menarik," katanya. (atx/adn)
Tulisan ini adalah kiriman dari publiser, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: