Jumlah Pengunjung Pasar dan Supermarket Turun 50 Persen selama PPKM Darurat DIY
·waktu baca 2 menit

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menyebut jumlah pengunjung pasar tradisional dan supermarket di Yogyakarta mengalami penurunan cukup drastis. Selama PPKM Darurat berlaku, jumlah pengunjungnya turun 50 persen lebih.
Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag DIY, Yanto Apriyanto, menuturkan selama PPKM Darurat ini, pasar tetap buka dan pihaknya tidak akan melakukan penutupan. Karena pasar memang diminta buka untuk memenuhi kebutuhan pokok.
"Pasar merupakan kelompok esensial," tuturnya kepada awak media, Jumat (9/7/2021).
Hanya saja, meskipun tetap buka namun jumlah pengunjung mengalami penurunan 50 persen. Penurunan ini disebabkan karena patuhnya masyarakat DIY terhadap himbuan pemerintah untuk stay at home dan hanya keluar rumah saat diperlukan saja.
Namun untuk kebutuhan sehari-hari mereka dipenuhi oleh pedagang-pedagang yang ada di dekat pemukiman. Sehingga pengunjung yang banyak ke pasar adalah pedagang kulakan bukan warga yang sengaja berbelanja ke pasar.
"Kami imbau pelaku usaha untuk bersabar karena penyekatan sehingga jalan banyak ditutup," terangnya.
Di DIY sendiri ada ratusan pasar yang masih beroperasi dengan jumlah pedagang mencapai puluhan ribu. Namun banyak pedagang yang memilih untuk tidak berjualan. Di pasar desa yang hanya pasaran 5 hari sekali, sehingga masih memilih buka terus.
Untuk supermarket yang ada di Jogja saat ini masih buka seperti biasa namun pengunjungnya turun 50 persen. Di mana protokol kesehatan tetap diterapkan seperti kapasitas 100 orang diatur 50 orang lainnya diminta menunggu di luar.
Akibat sepinya pengunjung, harga kebutuhan pokok juga fluktuatif namun cenderung stabil. Namun, ada fluktiasi harga pada cabai rawit hijau, telur ayam broiller, dan daging ayam broiller.
Untuk harga cabai merah naik dari Rp 48 ribu jadi Rp 49-51 ribu, telur ayam mengalami penurunan harga dari Rp 20.667 menjadi Rp 20.333, bawang merah turun dari Rp 24 ribu menjadi Rp 23.667 dan bawang putih Rp 22.000 jadi Rp 22.667 per kilogram.
"Lainnya sama daging ayam naik Rp 20 ribu jadi Rp 21 ribu," terangnya.
