Juni 2020, Dinkes Gunungkidul Akan Gelar Rapid Test Massal Lagi

Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul akan segera melaksanakan rapitest massal menyusul penambahan 2 orang pasien yang dinyatakan positif COVID-19. 2 orang pasien positif COVID-19 tersebut berasal dari Kecamatan Karangmojo dan profesinya sebagai penjual ikan keliling.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawati mengatakan 2 orang pasien positif COVID-19 terbaru tersebut memiliki mobilitas yang cukup tinggi. Bahkan satu orang diantaranya Masih sempat aktivitas dalam kelompok masyarakat setempat.
"Kita akan rapid test massal lagi mulai besok pagi," tuturnya, Senin (1/6/2020).
Melalui petugas Puskesmas Karangmojo pihaknya terus melakukan penelusuran kontak erat dengan kedua pasien tersebut. Namun sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan secara resmi berapa jumlah warga yang akan mengikuti atau harus melaksanakan aktivitas tersebut.
Dewi mengungkapkan, sampai saat ini setidaknya ada 351 orang tanpa gejala dengan rapid test reaktif di wilayah kabupaten Gunungkidul. Sementara orang yang masuk dalam kategori orang dalam pemantauan berjumlah 1.243 orang
Dewi mengatakan, 1115 orang sudah selesai dipantau namun masih ada 104 orang diantaranya masih dalam pemantauan. 8 orang lainnya masih dirawat di rumah sakit dan 6 ODP yang telah meninggal dunia.
"Kalau kita PDP ada 142 orang 4 dirawat dan 22 orang meninggal dunia," tambahnya.
Dewi menambahkan pihaknya telah mengambil spesimen sebanyak 439 orang dimana yang dinyatakan negatif ada 345 orang peserta yang positif 39 orang. Pihaknya masih menunggu proses spesimen untuk 55 orang.
Dari 39 orang yang dinyatakan positif tersebut 30 diantaranya telah sembuh dan yang masih dalam perawatan ada 8 orang. 1 orang positif COVID-19 telah meninggal dunia beberapa waktu yang lalu. Pihaknya berharap angka pasien positif tersebut akan terus berkurang mengingat tingkat kesembuhan warga Gunungkidul cukup tinggi.
