Jurus Jitu Hadapi Pasangan Yang Suka Kasih Kode

“Kamu kenapa?”
“Nggak apa-apa kok”
“Lho kok kamu diem aja sih?”
“Lha katanya nggak apa-apa”
“Ihhh kamu tuh ya nggak peka banget”
Kemudian jadi berantem gara-gara kode.
Percakapan di atas biasanya terjadi antara pasangan atau bahkan sesama teman. Kalau dipikir-pikir, respon diam saja setelah dijawab ‘tidak apa-apa’ tidak sepenuhnya salah. Namun memang dasarnya orang yang ingin dimengerti, apapun jadi serba salah.
Kode-kodean memang lumrah dijumpai dalam interaksi seseorang dengan lainnya. Ada banyak alasan orang lebih memilih menyampaikan dengan ‘kode’ dibanding bicara langsung. Hal yang paling sering jadi alasan adalah malu untuk bicara terus terang. Alhasil, berjuta kode dilontarkan demi menyampaikan maksud hati yang terpendam. Namun sayangnya tak semua orang diberkahi dengan kemampuan membaca kode-kode tersebut. Apa lagi bisa seperti dukun yang menebak isi kepala manusia.
“Kamu nggak peka banget”
Begitu dengar kalimat itu langsung serba salah. Diam saja salah. Apa lagi begitu berusaha menerjemahkan kode malah tambah salah. Jadi mesti gimana bambankkk??? Hanya gara-gara salah membaca kode seseorang yang awalnya akrab atau sayang-sayangan bisa berantem. Lalu mestinya gimana?
Sebetulnya ada salah satu cara jitu untuk memahami kode yang dilontarkan oleh seseorang. Aqua Dwipayana, seorang konsultan komunikasi menyarankan untuk melihat bahasa tubuh seseorang. Ia mengatakan bahwa bahasa tubuh atau istilah kerennya body language bisa mengungkapkan segalanya.
“Kalau orang mendalami komunikasi, bahasa tubuh itu nggak bisa dibohongi. Yang namanya bahasa tubuh tidak bisa dibohongi” kata Aqua Dwipayana saat bicara soal komunikasi anak muda di Yogyakarta, Senin (9/9/2019).
Tapi soal membaca dan memahami body language tak serta merta bisa dilakukan sekejap. Butuh latihan panjang. Bahkan kalau dibuka kursus memahami kode, mungkin saja akan ada banyak yang daftar. Tapi sebetulnya hal ini bisa dilatih. Menurut Aqua, perlu sering-sering ngobrol dengan seseorang untuk bisa menguasai body language lawan bicara.
“Kondisi-kondisi ini perlu latihan. Nggak bisa serta merta, pelajaran. Setiap hari saya kan ketemu orang berbeda-beda. Dari bahasa tubuhnya saya tahu dia suka apa nggak” tuturnya.
Namun kalau dirasa sulit memahami kode-kode dari bahasa tubuh, Aqua menawarkan opsi lain. Memang harus sedikit mengalah ketimbang lawan bicara jadi ngambek gara-gara nggak paham kode mereka. Caranya adalah bertanya. Seperti yang sudah disebutkan di awal. Tidak semua manusia diberkahi kemampuan menebak jitu. Tidak peka saja sudah salah, apa lagi jika mencoba menebak malah salah. Sudah berkali-kali lipatlah kesalahannya.
“Kalau kita ragu-ragu, jangan menebak. Karena bisa salah. Tapi caranya apa? Tanya baik-baik untuk menyentuh hatinya” saran Aqua.
Tapi tak melulu harus memahami kode saja. Kedua belah pihak juga harus sama-sama mengerti bahwa tak selamanya inginnya dimengerti terus. Kadang ada kalanya harus paham bahwa seseorang juga harus mengungkapkan maksud hatinya dengan lugas, tanpa kode-kode. (Birgita/adn)
