Konten Media Partner

Kampus dan Ponpes di Jogja Diimbau Segera Ajukan TPS Khusus untuk Pemilu 2024

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi TPS. Foto: Tugi Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi TPS. Foto: Tugi Jogja

Perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) bakal digelar di tahun 2024. Perguruan tinggi dan pondok pesantren di Yogyakarta diimbau untuk segera ajukan TPS khusus. Ini jadi upaya untuk mengakomodasi suara mahasiswa luar DIY.

"Kami membutuhkan peran serta dari kampus, asrama, dan pesantren bisa memberikan akses kepada KPU untuk bersedia mengajukan TPS lokasi khusus," kata Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU DIY Wawan Budiyanto, Rabu (22/2/2023).

Pemilu 2024 nantinya bakal digelar pada 14 Februari 2024. KPU DIY berupaya untuk mengakomodasi suara mahasiswa atau santri luar daerah terkendala untuk pulang ke daerah asalnya.

"Jika sampai 14 Februari itu banyak kampus yang kalender akademiknya masih aktif, perkuliahan atau ujian masih berjalan konsekuensinya para pemilih tidak bisa pulang. Kalau libur 1 hari mungkin jauh dan butuh biaya besar untuk pulang," kata dia.

Wawan menuturkan bahwa bila jumlah pemilih mencapai 300, maka KPU DIY bisa membuatkan 1 TPS khusus.

Berikutnya, KPU akan melakukan pengecekan agar tidak ada pemilih ganda dengan melihat data mahasiswa atau santri yang terdaftar di DPT asalnya.

"Kalau terdaftar di daerah asal, nanti di tempat asal akan kami coret dan kami masukkan DPT di DIY," kata dia.

Hingga saat ini, KPU DIY masih melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data calon pemilih di 12.071 TPS yang tersebar di 438 kelurahan, 78 kecamatan, dan lima kabupaten/kota se-DIY.