Konten Media Partner

Karnaval Sekolah Meriahkan HUT ke-266 Kota Yogyakarta

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Karnaval sekolah untuk meriahkan HUT ke-266 Kota Yogyakarta, Rabu (5/10/2022). Foto: Eva M/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Karnaval sekolah untuk meriahkan HUT ke-266 Kota Yogyakarta, Rabu (5/10/2022). Foto: Eva M/Tugu Jogja

Berbagai kegiatan digelar untuk menyemarakkan HUT ke-266 Kota Yogyakarta. Tak hanya event seni budaya saja, sekolah diajak untuk ikut menyemarakkan HUT ke-266 Kota Yogyakarta.

Sejumlah sekolah negeri maupun swasta di Yogyakarta melakukan karnaval bersama para siswa. Para siswa diajak untuk berkeliling ke lingkungan sekitar sekolah dengan membawa atribut tersendiri untuk memeriahkan karnaval.

SD Eksperimental Mangunan GO jadi salah satu sekolah yang ikut karnaval untuk semarakkan HUT ke-266 Kota Yogyakarta. Sekolah ini memutuskan untuk melakukan karnaval dengan sederhana namun berikan makna mendalam bagi para siswa.

"Kami mungkin sekolah yang paling sederhana untuk meryakannya. Tidak ada barong-barong atau yang meriah. Tapi kami ada makna mendalam yang ingin kami sampaikan ke anak," ujar Kepala SD E Mangunan GO, Septiana Indri Bintarti, Rabu (5/10/2022).

Pihak sekolah ingin memberikan gambaran pada para siswa bagaimana suasana Kota Yogyakarta. Tak hanya dikenal sebagai Kota Pelajar, Yogyakarta juga dikenal sebagai Kota Budaya.

Salah seorang siswa SD E Mangunan GO mengikuti karnaval sekolah untuk meriahkan HUT ke-266 Kota Yogyakarta, Rabu (5/10/2022). Foto: Eva M/Tugu Jogja

Ada banyak pendatang dari berbagai suku tinggal di Yogyakarta. Para siswa diajak untuk menghargai dan menghormati keberagaman yang ada.

"Jogja adalah kota yang terbuka untuk siapapun, multikultur. Di sini sebagai kota pelajar, banyak orang dari berbagai daerah. Kami ingin berikan gambran ke anak bahwa jogja itu multikultural. Jogja itu nyaman," katanya.

Para siswa mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah mulai dari Jawa, Kalimantan, hingga Papua. Tak hanya itu, pihak sekolah juga membebaskan siswa yang ingin mengenakan kostum profesi maupun agama.

"Sekolah ingin gambarkan ke sana, untuk saling menghargai dan menghormati. Memeriahkan nggak cuma euforia aja," katanya.

Penampilan angklung yang meriaahkan Karnaval Sekolah di kawasan Tugu Jogja, Rabu (5/10/2022). Foto: Eva M/Tugu Jogja

Pihak sekolah pun juga menampilkan penampilan angklung dari para siswa di Tugu Jogja. Angklung dipilih untuk berikan pemahaman pada siswa, bahwa meskipun tinggal di Yogyakarta, para siswa bisa belajar budaya lain.

"Angklung salah satu alat musik dari jawa barat. meskipun kita di Jogja, tapi kita tetep menghormati budaya lain. Kami memaknai HUT Jogja untuk pemersatuan," tutupnya.