Kasus COVID-19 di Gunungkidul Naik dalam 3 Hari Terakhir
·waktu baca 2 menit

Kasus COVID-19 di wilayah Gunungkidul menunjukkan angka peningkatan beberapa hari terakhir. Dalam 3 hari terakhir Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat ada kenaikan 6 kasus baru di wilayah mereka.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawati menuturkan dalam 3 hari terakhir memang ada kecenderungan kenaikan jumlah kasus COVID-19 di Gunungkidul. Tanggal 11 Juli 2022 yang lalu sebenarnya kasus COVID-19 aktif di Gunungkidul hanya 2 kasus.
"Sejak tanggal 12 kemarin ada penambahan," terang Dewi Kamis (14/7/2022).
Tanggal 12 Juli 2022 yang lalu pihaknya mencatat ada penambahan 2 kasus baru. Kemudian tanggal 13 Juli kemarin ada penambahan 3 kasus baru di wilayah kabupaten Gunungkidul dan hari ini, Kamis bertambah lagi satu kasus sehingga keseluruhan mencapai 8 kasus serta sembuh 1 orang.
Dewi menyebut kasus baru tersebut bukan rentan dari kasus-kasus sebelumnya namun merupakan pasien-pasien baru yang terjaring usai proses skrining karena sebelumnya mereka merasakan kesehatannya menurun.
"Kita masih telusuri penyebabnya dari mana," terangnya.
Karena COVID-19 masih terus mengancam maka pihaknya mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat untuk tidak mengendorkan pelaksanaan protokol kesehatan. Warga tetap harus mengenakan masker mencuci tangan dan jaga jarak dimanapun berada.
Dewi mengakui saat ini masih berusaha untuk mengejar target vaksinasi booster. Karena capaian vaksinasi booster di Gunungkidul masih rendah bahkan terendah dibanding Kabupaten/kita lain di DIY.
"Capaian kita baru 31 persen dari total warga yang harus divaksin booster," ujar dia.
Dewi mengatakan, vaksinasi Dosis 1 di Gunungkidul sebenarnya cukup bagus mencapai 534.122 atau 89,75 persen dari sasaran sebanyak 595.145 warga Gunungkidul. Sementara untuk dosis kedua ada sebanyak 472.636 orang atau 79,52 persen dari target.
