Konten Media Partner

kumparanDerma Beri HP untuk Pelajar di Jogja yang Alami Perampasan

Tugu Jogjaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perwakilan Tim Tugu Jogja memberikan HP dari kumparanDerma pada pelajar di Gunungkidul yang alami pembacokan dan perampasan, Minggu (30/8/2020) sore. Foto: Erfanto/TuguJogja.
zoom-in-whitePerbesar
Perwakilan Tim Tugu Jogja memberikan HP dari kumparanDerma pada pelajar di Gunungkidul yang alami pembacokan dan perampasan, Minggu (30/8/2020) sore. Foto: Erfanto/TuguJogja.

Muharom Puji Nugroho (16) pelajar asal Padukuhan Nogosari 1, RT 05/RW 01, Kalurahan Bandung, Kepanewonan Playen, Gunungkidul terharu ketika menerima handphone baru, Minggu (30/8/2020) sore. Didampingi kedua orang tuanya, Muharrom berterima kasih kepada kumparanDerma yang diwakili Tim Tugu Jogja.

Muharrom menderita luka di perut sebelah kanan akibat dibacok 4 orang tak dikenal. Pelajar kelas 11 SMK 2 Muhammadiyah Wonosari ini kini lebih banyak berbaring di rumah karena perut sebelah kanan mendapat 38 jahitan. Ia juga harus kehilangan ponsel yang baru sebulan diberikan oleh ibunya.

Sang ayah, Sukardi (63) mengatakan handphone yang hilang itu baru sebulan dimiliki oleh Muharrom. Ponsel lama itu dibeli seharga Rp 900 ribu dari tetangganya yang memiliki usaha konter handphone. Untuk membeli ponsel bekas tersebut, ia bersama istrinya harus mengumpulkan uang cukup lama.

Perwakilan Tim Tugu Jogja memberikan HP dari kumparanDerma pada pelajar di Gunungkidul yang alami pembacokan dan perampasan, Minggu (30/8/2020) sore. Foto: Erfanto/TuguJogja.

"Handphonenya itu awalnya rusak dan tak bisa dibetulin di konter," ujar Sukardi di rumahnya.

Saat handphone bekas itu hilang karena dirampas oleh 4 orang tak dikenal, ia harus berpikir keras bagaimana mendapatkan uang. Karena handphone tersebut mendesak untuk kebutuhan sekolah anaknya, ia langsung berpikir akan meminjam uang tetangganya.

Untuk hari ini, anaknya sementara izin kepada pihak guru sekolahnya karena belum memiliki handphone. Dengan bantuan handphone dari kumparanDerma ia berharap anaknya segera bisa belajar seperti sebelum-sebelumnya.

"Alhamdulillah, terima kasih atas perhatiannya," kata Sukardi.

Meski mendapat musibah, ia bersyukur karena nyawa anaknya bisa terselamatkan. Ia berharap agar aparat kepolisian segera dapat meringkus keempat pelaku agar tidak terjadi peristiwa serupa dialami oleh orang lain.