Mahasiswa UNS yang Terperosok ke Dalam Gua di Gunungkidul Ditemukan Meninggal
ยทwaktu baca 2 menit

Noval Bachrul Ulum (22) mahasiswa Fakuktas Kedokteran UNS Solo ini akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dasar goa Braholo Gunungkidul. Proses evakuasi terhadap jasad korban berlangsung cukup lama.
Koordinator Pos Basarnas Gunungkidul Sulis Haryanto mengakui proses evakuasi berlangsung cukup lama karena Medan yang cukup sulit. Selain korban ditemukan di lokasi yang cukup dalam, evakuasi di goa vertikal ini terhalang sempitnya mulut goa.
"Korban baru berhasil kami evakuasi pukul 16.30 WIB dari kedalaman 37 meter," ujar dia, Minggu (26/3/2023).
Usai korban berhasil dievakuasi, jasadnya langsung dikirim ke RSUD Wonosari untuk proses otopsi. Selanjutnya nanti akan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Noval Bachrul Ulum (22) mahasiswa Fakuktas Kedokteran UNS Solo saat memasang tali safety yang akan digunakan untuk susur goa, Minggu siang.
Peristiwa tersebut terjadi di kompleks Goa Braholo di Padukuhan Ngandong Rt 001/016 Kalurahan. Purwodadi Kapanewon Tepus Kabupaten Gunungkidul, Minggu (26/3/2023) siang. Dia terperosok saat hendak memasang pengaman.
Kasi Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suranto mengatakan korban adalah ini terperosok saat mencoba memasang talinya pengaman di luar mulut goa. dalam goa. Korban terjatuh ke dasar Luweng (goa vertikal) kompleks Goa Braholo.
"Peristiwa tersebut bermula ketika hari minggu pagi sekira pukul 07.00 WIB,," ujar dia.
Pagi itu korban beserta 5 rekannya berangkat dari mapala PMPA VAGUS Universitas Sebelas Maret, menuju ke goa Brahoro, Purwodadi, Tepus, Gunungkidul. Sekira pukul 09.00wib tiba di goa.
Kemudian korban beserta dua rekanbya Agra dan Nita memasang tali safety di atas tebing. Setelah tali terpasang kemudian korban beserta rekannya mencari titik Ancor untuk memasang tali karmantel guna menuruni gua.
"Sesaat kemudian korban menemukan titik yg akan digunakan sebagai ancor," kata dia.
Sesaat kemudian tali ditalikan di batu yang telah ditentukan. Namun naas pada saat korban akan menaruh bantalan tali karamantal, tiba-tiba korban terjatuh dan terglincir. Korban berteriak dan tertahan oleh tali safety namun batu yang digunakan untuk tali safety tidak kuat hancur.
Hal ini mengakibatkan korban terjatuh ke dasar goa. Rekan korban yang bernama Arga kemudian memanggil korban namun tidak ada respon. Rekannya yang lain kemudian menuju ke pantai siung untuk meminta bantuan tim SAR.
"Hingga sore ini, proses evakuasi masih berlangsung," ujar dia.
