Food & Travel13 September 2020 9:12

Mencicipi Roti Bakar Kekinian di Foodcourt Langenastran Yogyakarta

Konten Redaksi Tugu Jogja
Mencicipi Roti Bakar Kekinian di Foodcourt Langenastran Yogyakarta (1001311)
Roti bakar kekinian Tankinira di foodcourt Langenastran. Foto: Gabryella Triwati Sianturi/Tugu Jogja
Roti bakar yang dikemas layaknya sandwich di dalam box tengah viral di kalangan pecinta kuliner. Di Yogyakarta sendiri, tak sedikit pelaku usaha kuliner yang menawarkan roti kekinian ini.
ADVERTISEMENT
Rupanya, roti yang tengah viral itu juga bisa dicicipi di Foodcourt Kampung Langenastran. Foodcourt ini merupakan kumpulan kios makanan yang berlokasi di sekitar Alun-alun Kidul Yogyakarta.
Diberi nama Tankinira, sepotong roti bakar tersaji dengan lumuran ceres warna-warni yang menggoda. Tampilannya sedikit mengingatkan akan roti bakar khas Bandung yang sering ditemui di gerobak pinggir jalan. Ketika wedang ronde, jagung bakar dan mie ayam sudah memanjakan lidah para pengunjung Alun-alun, roti dengan nama beraksen Jepang ini hadir di tengah-tengah makanan lokal.
Setelah menggigit potongan pertama, rasa istimewa dari roti ini pun segera menggelitik lidah. Aroma kuat tiramisu merebak di pinggir gang sempit Alun-alun Kidul Yogyakarta, seakan menyemangati untuk terus menggigit potongan selanjutnya ke dalam mulut.
ADVERTISEMENT
Pilihan menu yang tak banyak menjadi alasan nama Tankinira disematkan pada roti lezat ini. Tankinira yang ternyata dalam bahasa Jawa berarti tak terduga, Wihartini sang pemilik pun mengakui usaha ini memang dibuka secara mendadak.
Mencicipi Roti Bakar Kekinian di Foodcourt Langenastran Yogyakarta (1001312)
Proses pembuatan roti bakar kekinian Tankinira di foodcourt Langenastran. Foto: Gabryella Triwati Sianturi/Tugu Jogja
“Tankinira itu bukan bahasa Jepang. Itu bahasa Jawa, artinya tak terkira, tak terduga. Dan karena ini buka jualannya mendadak dan idenya juga mendadak,” ujar Wihartini, Sabtu (12/9/2020).
Walaupun begitu, menu yang disajikan tak kalah menarik, seperti smoked beef, tiramisu, cokelat, strawberry dan keju.
“Di sekitar Alun-alun ini, hanya kita yang jual roti bakar model begini. Yang lainnya jual roti bakar yang kayak biasa,” ujar Wihartini.
Tak hanya dilumuri di bagian dalam roti, pada bagian atas juga akan ditambahkan cream dan ceres untuk memperindah tampilan. Roti pun akan dimasukkan ke dalam sebuah box kecil sehingga lebih mudah untuk disantap.
ADVERTISEMENT
“Penyajiannya juga mudah ya. Cuma pakai kotak kertas, jadi ngga perlu repot cuci-cuci piring,” tambah Wihartini.
Mencicipi Roti Bakar Kekinian di Foodcourt Langenastran Yogyakarta (1001313)
Roti bakar kekinian Tankinira di foodcourt Langenastran. Foto: Gabryella Triwati Sianturi/Tugu Jogja
Lampu temaram dan bangku-bangku yang ditata sedemikian rupa guna memenuhi protokol selama pandemi COVID-19 menjadikan diri merasa aman pula saat menyantap. Namun, terbayang di benak suasana ramainya kawasan alun-alun sebelum pandemi memaksa semua orang menahan napas dengan gusar.
Kerinduan akan ritual makan dan bercengkarama di tengah keramaian menjadi begitu menggelisahkan. Tetapi kini memasuki masa new normal, kerinduan tersebut sedikit terobati dengan kehadiran Foodcourt Langenastran.
Harmonisasi rasa adalah kata yang tepat untuk menggambarkan Foodcourt yang memulai debutnya sejak dua minggu lalu ini. Setiap santapan yang bisa ditelusuri di sepanjang gang sempit seakan bisa menciptakan cita rasa kompleks.
ADVERTISEMENT
Pandemi yang telah membuat lesuh perekonomian masyarakat, kini dibangkitkan kembali oleh inisatif warga Langenastran.
“Kita memicu warga, memotivasi agar tidak selalu mengharapkan bantuan. Tapi kita juga harus mempunyai semangat untuk bisa menciptakan peluang-peluang yang bisa kita ciptakan," ujar Ardiyanto, Ketua Pengelola Foodcourt Langenastran. (Gabryella Triwati Sianturi)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
Tim Editor
drop-down
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white