Konten Media Partner

Mengenal Motif Batik Sinom Parijotho Salak Khas Sleman

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Motif batik Sinom Parijotho Salak, batik khas Sleman. Foto: dok. Desa Girikerto
zoom-in-whitePerbesar
Motif batik Sinom Parijotho Salak, batik khas Sleman. Foto: dok. Desa Girikerto

Batik Sinom Parijotho Salak menjadi motif batik khas Sleman. Motif batik ini terinspirasi dari kekayaan alam yang ada di Kabupaten Sleman.

Sinom merupakan daun salak yang masih muda dengan warna hijau muda cerah. Sedangkan Parijotho merupakan tanaman khas di lereng Gunung Merapi.

Motif batik ini digagas karena kekhawatiran akan kabupaten Sleman tak memiliki motif batik khas di tahun 2012 lalu. Kala itu, digelar lomba desain batik yang dimenangkan oleh Susilo Radi Yuniarto dengan desian Batik Parijotho.

kumparan post embed

Batik ini kemudian dikombinasikan dengan batik salak, sehingga bernama Batik Sinom Parijotho Salak yang menjadi motif batik khas Sleman.

Motif tersebut merupakan gabungan dari tanaman parijotho yang terdiri dari batang, daun dan bunganya. Tak lupa juga dengan buah salak pondoh.

Makna motif batik Parijotho Salak ini yakni mengangkat nilai estetika sekaligus mengangkat kekhasan Daerah Sleman yang memiliki aneka hayati yang ada di lereng Merapi sebagai perwujudan rasa cinta dan bangga akan potensi alamnya. Selain itu, motif ini juga melambangkan kemakmuran.

Motif ini resmi diluncurkan sebagai batik khas Sleman di tahun 2014.