Konten Media Partner

Menhub Ajak Warga Jogja Utamakan Keselamatan untuk Kurangi Angka Kecelakaan

Tugu Jogjaverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
(dari kiri ke kanan) Menkopolhukam RI, Mahfud MD; Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi; dan Menteri Perhubungan, Budi Karya S, dalam acara Road Safety Campaign di UGM, Sabtu (27/8/2022). Foto: Maria Wulan/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
(dari kiri ke kanan) Menkopolhukam RI, Mahfud MD; Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi; dan Menteri Perhubungan, Budi Karya S, dalam acara Road Safety Campaign di UGM, Sabtu (27/8/2022). Foto: Maria Wulan/Tugu Jogja

Penerapan safety riding (keselamatan berkendara) ketika berkendara menjadi hal penting yang wajib dipatuhi guna menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain saat berada di jalan raya. Selain itu, teknik berkendara sepeda motor yang tepat pun sangat dibutuhkan agar dapat diimplementasikan dengan benar.

Melihat tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kementerian Perhubungan berupaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan melalui gelaran bertajuk 'Road Safety Campaign'.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menilai, korban kecelakaan terbanyak yang selama ini terjadi berasal dari kalangan anak muda. Oleh karena itu, kegiatan ini menyasarkan para mahasiswa dari berbagai kampus serta melibatkan klub motor yang ada di Yogyakarta.

"Kecelakaan itu 79% adalah naik motor dan mayoritas itu anak muda. Nah langkah langkah kecil kita mengingatkan itu mudah mudahan menjadi hal baik," kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Sabtu (27/8/2022).

kumparan post embed

Menurut Budi, tuntutan zaman menjadikan motor sebagai andalan kendaraan yang selalu dipakai masyarakat apalagi situasi kini kian padat sehingga kemungkinan macet sangat rentan terjadi di jalanan.

Oleh karena itu, Budi mengajak masyarakat khususnya warga Jogja untuk waspada dan selalu memperhatikan safety riding yang bisa menunjang keselamatan diri saat berkendara.

Road Safery Campaign yang digelar di UGM, Sabtu (27/8/2022). Foto: Maria Wulan/Tugu Jogja

"Sekarang ini motor itu jumlah kendaraan mencapai 70% dan ini jadi salah satu pergerakan lalu lintas. Its oke pakai motor, tapi di jalan jangan buru buru dan perhatikan keselamatan (safety riding)," ujarnya.

Turut hadir dalam acara ini, Menko Polkuham, Mahfud MD mengatakan program safety riding ini sangat bagus untuk masyarakat. Ia berharap, melalui langkah langkah kecil ini, dapat mengurangi angka kecelakaan di jalanan terutama di wilayah DIY.

"Mari kita dukung kegiatan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan ini yang oleh negara memang kita semua ditugasi untuk menjamin dan menjaga keselamatan lalu lintas di jalan selamat," ungkapnya.

Sementara Rektor UGM, Ova Emilia sekaligus selaku tuan rumah penyelenggaraan acara 'Safety Road Campaign' menambahkan bahwa kecelakaan di jalanan bisa terjadi berkaitan dengan perilaku seseorang. Apabila sejak dini, sudah mengetahui aturan dan keselamatan sebagai pengendara, maka tidak akan ugal-ugalan dalam berkendara.

"Keselamatan ini berkaitan dengan perilaku sebetulnya. Jadi sangat bagus sekali kalau hari ini ada semacam launching, safety riding dan itu di kampus karena pengguna motor adalah anak muda. Dan kampus di sini, kita berharap mahasiswa adalah orang orang yang diharapkan keselamatan dan memberikan contoh keselamatan berkendara di jalan." ujarnya. (Maria Wulan)