Motor Milik Mahasiswi Asal Banyumas Ditemukan di Atas Jembatan Sungai Progo
ยทwaktu baca 3 menit

Sebuah sepeda motor Honda Scoopy warna Putih bernomor polisi R-4337-JJ ditemukan di Jembatan Sungai Progo baru Kalurahan Brosot Kapanewon Galur Kulon Progo, Kamis (13/10)2022) dinihari. Setelah ditelusuri ternyata sepeda motor tersebut milik mahasiswi asal Banyumas yang kuliah di Jogja.
Kini petugas gabungan dan relawan melakukan pemantauan di daerah aliran sungai (DAS) Progo. Mereka siaga jika pemilik motor memang menceburkan diri ke sungai Progo. Mereka belum melakukan operasi pencarian karena memang belum ada saksi yang memastikan mahasiswi tersebut menceburkan diri ke sungai.
PJ Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sardjaka menyebutkan, sekira pukul 02.30 WIB, petugas Piket Polsek Galur mendapat laporan jika ada warga yang menemukan sepeda motor ditinggal pemiliknya di atas jembatan Progo baru. Saat ditemukan sepeda motor tersebut terparkir di atas jembatan sungai Progo baru tanpa ada orang disekitarnya.
"Petugas piket langsung mendatangi lokasi dan menemukan Sepeda Motor Honda Scopy," terang dia, Jumat (14/10/2022).
Sardjoko menyebutkan saat ditemukan sepeda motor tersebut posisi kunci kontak masih tertancap di lubang kunci dan helm berada di trotoar. Namun saat itu kondisi sepeda motor sudah tidak menyala
Tak hanya itu, polisi juga menempukan tas gendong berwarna ungu kombinasi merah muda berada di bawah sepeda motor. Selain menemukan sepeda motor, polisi juga menemukan 1 (satu) unit HP warna hitam merk ASUS, 1 (satu) buah Tas warna ungu kombinasi merah muda, 1 (satu) buah helm bogo, 1 (satu) pasang sendal warna coklat dan 1 (satu) bungkus kain mori.
"Petugas piket mengamankan barang-barang tersebut ke Polsek Galur," ujarnya.
Polisi kemudian menelusuri pemilik kendaraan dan juga handphone yang ditemukan di atas jembatan Progo Baru. Berdasarkan penelusuran TNKB ternyata sepeda motor tersebut milik Risem (50) warga Kedungwringin, Rt.04/Rw01, Kedungwringin, Banyumas, Jawa Tengah.
Sementara pemilik HP yang mengendarai sepeda motor tersebut, Melinda Sari (22) dengan alamat sama seperti identitas pemilik sepeda motor tersebut. Polisi sudah menghubungi pemilik sepeda motor juga keluarga dari pemilik HP tersebut
"Itu benar pemilik HP dan yang menggunakan sepeda motor ini adalah Melinda. Keluarga sudah datang ke Mapolsek Galur," ungkap dia.
Sardjoko menambahkan berdasarkan keterangan keluarga, Melinda tinggal di Yogyakarta karena tengah menyelesaikan kuliahnya. Tidak ada persoalan yang sebelumnya memicu dugaan yang bersangkutan terjun ke sungai.
"Katanya tidak ada masalah apapun termasuk masalah keluarga," terang dia.
Sebenarnya, hari ini tim relawan bersama Basarnas hendak melakukan pencarian yang bersangkutan. Namun pihak keluarga belum menghendaki pencarian tersebut sehingga relawan belum turun ke sungai.
Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto menambahkan hasil Kordinasi penemuan Sepeda Motor di Jembatan Srandakan oleh Pihak terkait diantaranya Basarnas,Kapolsek Galur,Ditpolair polda DIY, Sarsatlinmas wil 5 Glagah dan keluarga korban sepakat untuk dilakukan pemantauan
"Kami sepakat lakukan pemantauan di DAS (Daerah Aliran Sungai) sungai progo baik di sebelah timur maupun barat. Untuk saat ini belum dilakukan operasi pencarian menginngat tidak ada Saksi Survivor menceburkan ke sungai progo," kata dia.
Di samping itu, pihak Polsek Galur telah menginformasikan kepada penambang pasir di DAS Sungai Progo jika ada penemuan dimohon untuk menginfokan kepada pihak-pihak terkait. Pemantauan di muara sungai progo di sisi timur sudah dikordinasikan dengan Sarsatlinmas Wilayah 4 Pantai Baru Bantul.
Pemantauan di muara sungai progo di sisi Barat sudah dikordinasikan dengan SarSatlinmas wilayah 5 Glagah. Dan Nelayan di wilayah bantul dan kulonprogo sudah di infokan jika ada penemuan di perairan selatan DIY untuk menginfokan kepada pihak-pihak terkait.
"Jika sewaktu waktu diketemukan keberadaan Survivor di sungai dan dibutuhkan evakuasi, maka akan dibuka operasi SAR guna pelaksanaan evakuasi korban tersebut," tambahnya.
