Muhadjir Effendy Minta SD di Gunungkidul yang Atapnya Ambruk Segera Diperbaiki

Konten Media Partner
14 November 2022 19:21
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menteri PMK Muhadjir Effendy yang kunjungi SD Muhammadiyah di Gunungkidul yang atapnya ambruk, Senin (14/11/2022) sore. Foto: erfanto/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Menteri PMK Muhadjir Effendy yang kunjungi SD Muhammadiyah di Gunungkidul yang atapnya ambruk, Senin (14/11/2022) sore. Foto: erfanto/Tugu Jogja
ADVERTISEMENT
Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi SD Muhammadiyah Bogor Playen Gunungkidul, Senin (14/11/2022) sore. Muhajir tiba sekitar pukul 16.30 WIB saat hujan turun dengan deras.
ADVERTISEMENT
Di tengah guyuran hujan, Muhajir kemudian masuk ke ruangan yang atapnya ambruk. Hanya sekitar 10 menit kemudian, Muhajir langsung ke luar ruangan. Setelah itu dia menyaksikan pemberian bantuan dari Kementrian Sosial kepada korban dan pihak sekolah.
Tak berlangsung lama, Muhajir kemudian beranjak dari SD Muhammadiyah Bogor Playen untuk meneruskan perjalanannya ke Bandara YIA. Dia akan segera bertolak ke Jakarta dan mengakhiri rangkaian kegiatannya di DIY
Muhajir menandaskan kehadirannya untuk melakukan pengecekan insiden atap yang roboh. Dia menginginkan agar proses pembangunan kembali atap yang roboh agar dipercepat sehingga bisa segera digunakan kembali.
"Karena muridnya banyak maka saya minta segera diperbaiki," tegas dia.
Menurut Muhajir, karena SD Muhammadiyah Bogor Playen jumlah siswanya cukup banyak yaitu sekitar 450 orang, maka dia meminta untuk segera diperbaiki. Dan saat ini sudah muncul bantuan dari berbagai pihak termasuk Menteri Sosial.
ADVERTISEMENT
Muhajir mengungkapkan Mensos telah memberikan bantuan santunan untuk korban yang meninggal, luka berat ataupun luka ringan. Dan nanti sekolah tersebut juga akan mendapat bantuan dari Kementrian Sosial untuk sebagian pemulihan atapnya.
"Tadi pak Bupati Gunungkidul juga akan membantu. Bisa diambilkan anggaran dari APBD,"ujar dia.
Ia menandaskan bantuan rehabilitas atap tersebut untuk mencerdaskan warga Gunungkidul. Jika sekolah ini maju maka yang maju bukan sekolahannya melainkan warga Gunungkidul yang akan menikmatinya.
"Kalau sekolah maju itu kan yang menikmati warga Gunungkidul,"tandasnya.
Berkaca dari ambruknya atap bangunan SD Muhammadiyah Bogor Playen ini maka ia meminta kepada semua sekolah agar melibatkan tim ahli, jangan membangun sendiri. Dan standar-standar harus dipenuhi oleh pemborong ataupun pihak sekolah.
ADVERTISEMENT
Menurutnya standar-standar bangunan memang harus diperhatikan terutama di wilayah yang rawan gempa seperti DIY ini. Di mana untuk wilayah gempa sudah ditetapkan standarisasi bangunannya agar tahan terhadap gempa.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Bogor Playen, Indah Suryani menandaskan jika bangunan yang atapnya roboh tersebut akan tetap mereka gunakan. Saat ini, ketika proses penyelidikan sudah dianggap selesai maka pihak sekolah akan segera membangun kembali atap tersebut.
"mungkin yang membuat atap itu, mungkin ya punya niatan yang tidak baik, mungkin. Dan sekarang diganti dengan donatur donatur yang niatannya baik sehingga gedung kami benar-benar menjadi gedung untuk moralitas nantinya,"ujar dia.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020