Konten Media Partner

Pameran UMKM Jadi Ajang untuk Kenalkan Produk Lokal

Tugu Jogjaverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pameran UMKM di Plaza Malioboro untuk kenalkan produk lokal. Foto: Maria Wulan/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Pameran UMKM di Plaza Malioboro untuk kenalkan produk lokal. Foto: Maria Wulan/Tugu Jogja

Perekonomian Indonesia sedang dalam masa perkembangan yang begitu pesat. Dengan target pasar lebih dari 260 juta orang yang ada di Indonesia, bukan hanya pengusaha lokal saja yang ingin mengadu untung di tanah air, namun juga berbagai perusahaan dari luar negeri.

Bahkan jika melihat kenyataan yang kerap terjadi, produk lokal justru banyak yang tergusur dengan keberadaan produk dari luar negeri.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Syam Arjayanti mengatakan banyak dari konsumen Indonesia yang tidak memilih produk dalam negeri dengan alasan produk lokal memiliki kualitas yang rendah dengan harga yang cukup tinggi.

Padahal, produk yang dikelola oleh Industri Kecil Menengah (IKM) tidak kalah menarik dan kreatif untuk ditawarkan secara meluas seperti produk fashion, kuliner, griya, craft, dan masih banyak lagi.

"Kita tidak boleh hanya sebatas konsumen dari yang membeli produk produk negara lain. Kita punya produk IKM yang luar biasa. Sudah seharusnya masyarakat, DIY khusus nya bangga terhadap produk dalam negeri." kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Syam Arjayanti, Kamis (13/10/2022).

kumparan post embed

Syam Arjayanti mengatakan kebanggaan itu bisa diwujudkan dengan mencintai, membeli dan memakai produk yang ada di dalam negeri.

Oleh karena itu, perlu menjadi perhatian bahwa masing-masing keberpihakan terhadap produk di dalam negeri termasuk UMKM sangatlah penting untuk diunggulkan.

Menurutnya, sinergi dan kolaborasi semua pemangku kepentingan juga harus terus didorong, agar para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM dapat meningkatkan kualitas produk dan eksis di pasar Indonesia.

"Produk IKM harus menjadi tuan rumah di negara nya sendiri. Kita harus menciptakan lebih banyak peluang bagi industri dalam negeri untuk terus berkembang dan menunjukkan potensi potensi baru," tuturnya.

Melalui gelaran Jogja PDN Expo 2022, Syam Arjayanti berharap masyarakat Jogja dapat lebih mengenal bahkan melarisi produk produk lokal yang dihadirkan dari 8 provinsi di Indonesia ini.

Istri Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu (KGBRAy) Paku Alam X, membuka pameran UMKM di Plaza Malioboro. Foto: Maria Wulan/Tugu Jogja

Istri Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu (KGBRAy) Paku Alam X, menilai produk lokal yang ada dihadirkan sudah sangat baik. Hanya saja, dari sisi promosi masih sangat kurang sehingga ekspansi pasar nya belum meluas.

"Monggo lah kita mengangkat produk produk Indonesia ini dengan baik, saya tadi melihat produk nya sudah luar biasa. Dengan kemasan yang luar biasa, branding yang bagus. Tapi kita kurang adalah promosi nya," katanya.

Dengan adanya pameran UMKM ini, ia mengatakan bisa menjadi media promosi bagi produk lokal untuk meningkatkan perekonomiannya.

"Semoga adanya selalu pameran pameran ini, promosi nya akan terangkat. Pasar di Indonesia itu luar biasa, jadi tidak perlu ke mana mana itu pun pasarnya sudah luar biasa sekali." tandasnya.

Nglarisi UMKM Jogja, menjadi salah satu UMKM yang berpartisipasi di PDN Expo 2022 ini. Selaku Founder Nglarisi UMKM Jogja, Dyah Marini mengatakan

Uniknya, stand Nglarisi UMKM Jogja ini menjadi wadah yang menaungi beberapa komunitas UMKM untuk mempromosikan produknya mulai dari craft, fashion hingga kuliner.

"(produknya) kebanyakan dari khas Yogyakarta. Harapannya kedepan akan banyak trader trader dari luar negeri untuk bisa melihat atau melirik atau mungkin mengajak kolaborasi UMKM yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta." imbuh Dyah.