Konten Media Partner

Pemkab Gunungkidul Belum Laksanakan CFD

Tugu Jogjaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Car Free Day. Foto: ANTARA FOTO.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Car Free Day. Foto: ANTARA FOTO.

Pemerintah kabupaten Gunungkidul belum akan melaksanakan Car Free Day (CFD) dalam waktu dekat ini. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul masih menggodok pelaksanaan CFD di masa new normal seperti sekarang ini. Sehingga aktivitas setiap Minggu Pagi di seputaran alun-alun Wonosari tersebut belum bisa dilaksanakan.

Kepala Sub Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Gunungkidul, Eko Nurcahyo mengatakan ihaknya hingga kini terus berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain berkaitan dengan persiapannya. Namun ia memastikan, Car Free Day belum dibuka hingga masa tanggap darurat COVID-19 di DIY pada 31 Juli mendatang berakhir.

Penanggungjawab CFD di Gunungkidul adalah lintas sektoral, di mana Bappeda menjadi koordinator. Selain Bappeda, pengampu kebijakan CFD adalah kepolisian, SatPol PP, Dishub, Dispertan, Disperindag. Sehingga keputusan pelaksanaan kembali CFD merupakan keputusan bersama.

"Saat ini pemerintah sedang melakukan persiapan seperti pendataan pedagang, kemudian lokasi parkir dan prosedur pelaksanaan CFD. Harapannya, begitu CFD kembali dioperasikan, protokol COVID-19 tetap dipatuhi," tuturnya, Senin (6/7/2020).

Sementara itu Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji menadaskan sudah menyiapkan kebijakan terkait pengaturan kendaraan. Di mana jika CFD dibuka, tidak akan ada pengendaran kendaraan yang boleh masuk ke lokasi jualan. Ia mengakui, selama pelaksanaan CFD sebelum-sebelumnya memang masih ada kendaraan yang melintas di area CFD.

"Kita akan larang itu nanti, sesuai dengan Peraturan Bupati Nokor 45 tahun 2020, pihaknya bertanggung jawab tentang kelancaran lalulintas dan perparkiran," tandasnya.

Pihaknya telah menyiapkan dan mengkoordinir pengelola perparkiran berkaitan pengalihan area parkir dari ruas jalan masjid ke beberapa kantong parkir. Selain itu akan ada penambahan beberapa barikade untuk mendukung bersama kepolisian dalam hal penutupan dan pengalihan arus lalulintas.

"Nantinya selain mengatur penutupan untuk semua jenis kendaraan bermotor pada pukul 06.00-08.00 WIB. Kami juga mengatur pedagang akan ditempatkan di satu sisi sebelah barat jalan mulai dari simpang tiga pegadaian sampai simpang tiga tamkul. Untuk sisi timur dibebaskan dari pedagang untuk memberikan ruang untuk yang melaksanakan olah raga," terangnya.

Kepala Bidang Pasar Disperindag Gunungkidul, Ari Setyawan mengatakan, pihaknya saat ini melakukan pendataan jumlah pedagang di CFD. Pihaknya juga tengah melakukan perhitungan yang berkaitan dengan jarak antar pedagang satu dan yang lainnya.

"Supaya social distancing tetap terjaga dan tidak terjadi kerumunan seperti sebelum pandemi. Kami juga saat ini tengah mempersiapkan fasilitas cuci tangan di sejumlah titik strategis. Hal ini untuk mencegah penyebaran COVID-19," kata Ari.