Pemkab Temanggung Masih Pertimbangkan Penerapan PTM 100 Persen
·waktu baca 2 menit

Saat ini pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) sudah diperbolehkan meski dengan berbagai ketentuan. Berbagai daerah pun sudah mulai melaksanakannya. Namun demikian, Pemkab Temanggung lebih menerapkan kehati-hatian dalam menerapkan PTM.
Bupati Temanggung, Muhammad Al Khadziq mengatakan, di wilayahnya perlu adanya kehati-hatian untuk menjalankan PTM, apalagi jika sampai 100 persen PTM. Pihaknya akan berpikir ulang untuk menerapkan hal tersebut, sebab sampai saat ini pandemi COVID-19 masih ada, terlebih sekrang muncul varian baru omicron, sehingga tidak boleh lengah, biarpun secara kuantitatif COVID sudah melandai dan melandai.
"Kita akan lihat perkembangan situasi, meski sudah diperbolehkan PTM, sebab perkembangan COVID di tingkat regional Jawa Tengah maupun tingkat nasional ini menjadi pencermatan kita. Jadi kita ingin PTM berjalan dengan baik, tapi juga aman dari COVID-19,"katanya Selasa (11/1/2022).
Kemungkinan PTM 100 Persen di Temanggung
Ditanya kemungkinan untuk menggelar PTM 100 persen, Khadziq mengaku masih akan menunggu perkembangan di Jawa Tengah (Provinsi), dan kabupaten-kabupaten lain seperti apa sambil mempelajari situasinya. Kesehatan dan keselamatan masyarakat dari bahaya paparan COVID-19 menjadi perhatian utama Pemkab Temanggung, sebelum ada kegiatan yang melibatkan banyak orang.
"Untuk 100 persen (PTM) kita tunggu di Jawa Tengah dulu, juga kabupaten-kabupaten lain seperti apa sambil belajar dari daerah lain. Temanggung tidak ingin di awal juga tidak ingin di akhir, tapi ingin cermat betul dalam membuka PTM. Meski kita sadar masyarakat sangat menanti-nantikan PTM, tapi bagi pemerintah unsur kehati-hatian menjadi sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakatnya,"katanya.
Sebagaimana diketahui, PTM 100 persen sudah dimulai sejak Senin (3/1/2022). Di Jawa Tengah, setidaknya ada sebanyak 292 satuan pendidikan dari total 2.628 satuan pendidikan di Jateng yang melaksanakan PTM 100 persen. Jumlah siswa yang terlibat adalah 164.521 siswa, atau 13,3 persen dari total seluruh siswa di Jateng sekitar 1,2juta. (ari)
