Pemkot Yogyakarta Jalankan 5 Tahapan Menuju New Normal

Pemerintah Kota Yogyakarta menjalankan lima tahapan untuk menyongsong masa new normal guna mencegah penularan gelombang kedua COVID-19 yang dinilai mulai melandai.
Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan tahap pertama yang dilakukan sekarang fokus menuntaskan kasus agar benar tidak muncul lagi penularan baru.
"Jadi harus dipastikan kondisi sudah benar-benar landai dan sudah memungkinkan aktivitas masyarakat," ujar Heroe Senin (1/6/2020).
Heroe yang juga Wakil Walikota Yogya itu mengatakan tahap kedua merampungkan protokol baru dan mensosialisasikannya serta memberi edukasi ke masyatakat. Agar semua bisa menjalankan dengan disiplin tata cara baru hidup di masa pandemi itu.
"Target utama protokol ini melibatkan masyarakat dan seluruh pihak bisa menerapkan bersama pola hidup sehat dan antisipasi penularan COVID-19 ," ujarnya.
Adapun tahap ketiga, sebelum menjalankan penuh norma new normal, dilakukan uji coba dulu dalam lingkup terbatas dan prosesnya bertahap. Misalnya pembukaan destinasi atau usaha. Hal itu sebagai bentuk kehati-hatian dan mengutamakan keselamatan warga.
"Paradigma kesehatan sebagai panglimanya. Sehingga nanti jika ada kekurangan saat uji coba itu masih bisa diperbaiki," ujar Heroe.
Tahap ke empat mengatur agar penerapan new normal itu bisa memegang prinsip dari Jogja untuk Jogja.
Artinya berbagai kegiatan pemulihan ekonomi, wisata dan sosial lainnya yang dibarengi kewaspadaan penularan harus berasal dan melibatkan masyarakat sebagai subyek.
Adapun tahap terakhir yakni mulai membuka lebih luas berbagai layanan dan sarana publik untuk memulai new normal.
Heroe menuturkan belum ditentukan kapan protokol baru akan dilaksanakan. Walau beberapa protokol baru sudah berhasil disusun.
Pekan pertama Juni ini misalnya. Akan ada pertemuan dengan tokoh-tokoh agama membahas protokol baru di tempat ibadah dan teknis yang memungkinkan untuk kegiatan keagamaan bisa dimulai. Termasuk persyaratannya dan tahapan pelaksanaannya.
Selain itu pekan ini juga pemerintah akan bertemu dengan kalangan kampus. Terutama terkait dengan koordinasi penyusuaian protokol baru ketika mahasiswa baik yang baru dan lama mulai masuk kembali ke Kota Yogyakarta.
Sebab beberapa perguruan tinggi di Yogyakarta mulai masuk kembali beragam waktunya. Ada yang bulan Juni, Juli, Agustus dan ada yang September. (atx)
