• 0

PUBLISHER STORY

Pendaftar PTN di Yogyakarta Jalur SBMPTN Meningkat 3.000 Peserta

Pendaftar PTN di Yogyakarta Jalur SBMPTN Meningkat 3.000 Peserta



Jumlah peserta yang mendaftar SBMPTN tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu. Persaingan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pun makin ketat dan kompetitif. Panitia lokal (Panlok) 46 Yogyakarta SBMPTN dan SNMPTN 2018 memprediksi jumlah pendaftar peserta SBMPTN tahun ini mencapai 42 ribu peserta. Padahal tahun lalu, peserta yang ikut SBMPTN hanya 39.305 peserta.
“Persaingan tahun ini makin ketat dan kompetitif. Panitia menyiapkan 43.500 kursi untuk peserta mengerjakan test SBMPTN,” ujar ketua Panlok 46 Yogyakarta, Margana saat dihubungi di Yogyakarta, Kamis (26/04).
Ia menilai animo masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di bangku kuliah terus meningkat setiap tahun. Sehingga tren pendaftar PTN turut naik. Pria yang menjabat sebagai Wakil Rektor 1 Universitas Negeri Yogyakarta ini mencontohkan di kampusnya jumlah peserta yang mengikuti jalur SNMPTN, SBMPTN maupun Ujian Mandiri selalu meningkat setiap tahun.
"Data sementara calon mahasiswa baru yang sudah mendaftar ujian SBMPTN untuk 56 prodi sudah mencapai 49 ribu orang. Tahun lalu jumlahnya ga sebanyak itu. Padahal tahun ini daya tampung mahasiswa baru untuk 56 prodi di UNY hanya 4690 kursi,” jelasnya.
Persaingan ketat untuk masuk perguruan tinggi juga terjadi di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga. Kepala Admisi PMB UIN Ridwan menjelaskan thaun ini Hanya 17 Program studi di UIN yang menerima mahasiswa melalui jalur SBMPTN.
“Alokasi daya tampung calon mahasiswa untuk jalur SBMPTN hanya sebanyak 526 orang. Peserta yang sudah daftar hingga kemarin sudah 7 ribu orang. Artinya calon mahasiswa harus bersaing keras untuk bisa masuk ke UIN,” katanya.
Prodi yang paling banyak peminatnya adalah Psikologi dan Ilmu Komunikasi serta Teknik Informasi. Sementara prodi yang belum banyak pendaftar adalah Sains tek murni seperti Fisika, Matematika dan Kimia murni.
Sementara itu Wakil rektor 1 UPN, Irhas Effendi menjelaskan peserta yang mendaftar ke UPN selalu meningkat setiap tahun. Pada tahun 2015, peserta yang mendaftar melalui semua jalur seleksi berjumlah 35 ribu. Jumlah ini meningkat menjadi 46 ribu ditahun 2016. Kemudian naik lagi menjadi 49 ribu peserta di 2017.
"Yang daftar SBMPTN 2017 saja ada 26 ribu orang. Kalau tahun ini saya cek beberapa hari lalu sudah mencapai 22 ribu yang daftar. Padahal kuota yang diterima dari jalur SBMPTN hanya 1214 orang saja," kata Irhas.
Panlok 46 Yogyakarta menghimbau kepada calon mahasiswa untuk berhati-hati pada jalan pintas. Calon mahasiswa dan orangtua diminta untuk tidak tergiur pada penawaran jasa calo yang mengiming-imingi kepastian masuk sebuah PTN. (cia)

Yogyakarta

presentation
500

Baca Lainnya